Senin, 27 Apr 2026

Sayuran dan buah yang terkena abu Vulkanik aman dikonsumsi

MEDAN (utamanews.com)
Jumat, 08 Nov 2013 18:24
Komiditi sayuran di Kota Medan berkurang pasokannya dari Kabupaten Karo menyusul aktivitas erupsi Gunung Sinabung. Akibat, debu vulkanik dan awan panas, para petani, terutama yang berada di sekitar wilayah Gunung Sinabung gagal panen. Untuk itu Kecamatan Medan Marelan sebagai sentra penghasil sayur di Kota Medan, diminta segera mendistribusikan seluruh hasil sayurannya guna mengantisipasi kekurangan pasokan tersebut.

Hal ini terungkap ketika Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi didampingi Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis, MM berserta sejumlah pimpinan SKPD meninjau Pasar pagi Sambu Jalan Sutomo Medan, Kamis (7/11) tengah malam. Selain mengantisipasi kekurangan pasokan sayuran, kunjungan dilakukan untuk meyakinkan warga Kota Medan bahwa sayuran yang terkena abu vulkanik layak konsumsi.

Di tengah siraman hujan, Eldin dengan menggunakan jaket dan topi pet begitu tiba di lokasi langsung memeriksa mobil pick-up yang mengangkut sayuran dari Tanah Karo ketika menurunkan muatannya di pinggir Jalan Sutomo. Pemilik sayuran yang ikut dalam mobil pick-up mengaku hanya bisa membawa Kol dan Tomat saja, sedangkan komiditi sayur-sayuran seperti sawi putih, daun Paret, bunga Kol, Buncis, Brokoli, Selada, Bawang Prei serta Cabai Merah maupun Hijau tidak dapat di bawa karena sulit didapat.

Menurut seorang ibu paro baya yang mengaku boru Ginting, selaku pemilik sayuran, para petani komiditi sayuran banyak yang gagal panen, terutama yang ladangnya persis berada di sekitar Gunung Sinabung. Abu vulkanik dan awan panas tersebut menyebabkan komiditi sayuran rusak dan mati. 
Kondisi itu menyebabkan komiditi sayuran sulit ditemukan. Jika pun ada, harganya mahal sehingga sulit untuk dijual di pasaran kembali.
“Kalau Kol, daunnya yang berlapis membuatnya tahan terkena abu vulkanik dan awan panas. Begitu juga dengan kol, buahnya di dalam tanah, sedangkan Jipang, buahnya ditutupi oleh daunnya sehingga tidak terkena langsung abu vulkanik dan awan panas. Jika Tomat yang sudah siap panen, tahan dengan abu vulkanik dan awan panas,” jelas Br Ginting dengan logat Karo yang kental seraya meyakinkan bahwa sayur yang dibawanya layak konsumsi.

Untuk memastikan keterangan Br Ginting, Eldin kembali menemui beberapa pedagang. Jawaban mereka semua sama. Malam itu dagangan yang banyak dijual adalah Tomat, Jipang, Kol dan Kentang. Salah seorang pedagang yang ditemui, menjual Cabai Merah dan Hijau, kondisinya terlihat tidak segar lagi karena kering dan layu.

Untuk mengantisipasi kurangnya pasokan sayuran, Eldin langsung menginstruksikan instansi terkait untuk segera mendistribusikan sayur-sayuran dari Kecamatan Medan Marelan guna mencegah terjadinya kelangkaan dan naiknya harga. 
“Kita harapkan Kecamatan Medan Marelan yang selama ini menjadi sentra penghasil sayuran di Kota Medan, bisa menopang kelangkaan sayuran tersebut,” ungkapnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

Setelah itu, Eldin yang dalam peninjauan membawa serta Kadis Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita, menegaskan bahwa sayuran yang terkena abu vulkanik layak konsumsi. Yang penting sebelum dikonsumsi, sayuran itu harus dicuci terlebih dahulu menggunakan air sampai bersih. Setelah itu dimasak sampai benar-benar matang. 
“Jadi saya minta kepada masyarakat agar tidak ragu dan khawatir mengkonsumsi sayuran dari Tanah Karo,” jelasnya.

Pernyataan Eldin langsung diamini Kadis Kesehatan. Menurut Usma Polita, warga tidak perlu merasa was-was mengkonsumsi sayuran dari Tanah Karo. Hasil koordinasi yang telah dilakukan dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM), sayuran yang terkena abu vulkanik tidak berdampak pada kesehatan orang yang mengkonsumsinya.

Untuk membuktikannya, Usma langsung mengambil sebuah Tomat dari dalam keranjang milik seorang pedagang. Setelah mencucinya dengan menggunakan air mineral kemasan, tanpa ragu sedikit pun dia langsung memakan buah Tomat tersebut. 
iklan peninggi badan
“Tomat yang kotor akibat terkena abu vulkanik jika telah dicuci dengan bersih, tidak ada masalah dengan kesehatan,” terang Usma sambil memakan Tomat tersebut. (Hpm)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️