Minggu, 03 Mei 2026

Bantuan Alsintan dan Mekanisasi Pertanian, Dorong Semangat Pemuda Palas Bertanam Kedelai

TABAGSEL (utamanews.com)
Jumat, 01 Jan 2016 09:35
Program pemerintah pusat dalam upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan padi, jagung dan kedelai (Pajale), lewat kegiatan penyaluran alat mesin pertanian (alsintan) dan bantuan mekanisasi pertanian, dinilai mampu mendorong semangat pemuda di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), dalam bertanam kedelai.

Rosyidi (29), Ketua Poktan Maju Bersama Desa Sei Korang Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), kepada Media, Selasa (29/12) menyebutkan, di tahun 2015 kelompoknya mendapatkan bantuan mekanisasi pertanian tanaman kedelai, berupa benih, pupuk cair dan herbisida untuk areal seluas 50 hektare.

"Tertarik ikut program bertanam kedelai bersama 12 orang anggota kelompok tani di desa kami, untuk pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan. Lahan yang sudah tersedia untuk tanaman kedelai seluas 50 hektare. Kelompok kami sudah menerima bantuan dari Distan Palas, berupa benih kedelai, pupuk cair dan herbisida," ucapnya.

Karena baru pemula dalam bertanam kedelai, makanya kelompok ini masih terus mendapatkan bimbingan dan pendampingan dari Distan Palas. Bantuan benih kedelai yang diterima pihaknya sebanyak 50 kilogram perhektar, herbisidanya 4 liter perhektar serta pupuk cair.
"Penanaman kedelai baru dimulai bulan Desember dan baru ditanam seluas 5 hektare, karena musim hujan cukup tinggi, jadi proses tanam masih terkendala. Saking semangat bertanam kedelai, sampai-sampai kades dan ketua BPD di desa kami ikut bertanam kedelai," tambahnya.

Senada, Rizal Hasibuan, Ketua Poktan Sauduran Desa Gunung Manobot Kecamatan Lubuk Barumun mengaku, ia bersama 40-an anggota poktan, dimana 70% anggotanya masih pemuda dan berusia produktif rata-rata berumur 25 hingga 35 tahun ini, melakukan budidaya penangkaran benih kedelai.

"Usaha penangkaran benih kedelai ini sudah kami mulai sejak dua tahun. Distan Palas memberikan bantuan mekanisasi berupa seribu desa mandiri benih. Selain itu, secara swadaya kelompok kami juga melakukan penangkaran benih kedelai seluas 10 hektare, diprediksi sekitar bulan Februari 2016 nanti. Biasanya, produksi benih kedelai yang kami hasilkan sebanyak 1,8 ton perhektar," terangnya.

Diakui Rizal, selama mengikuti program bertanam kedelai didampingi Distan Palas, pihaknya sudah menerima bantuan alsintan berupa traktor roda empat 1 unit, rumah gudang benih 1 unit, treaser multiguna 1 unit dan alat screner 1 unit. Selain itu, poktan kedelai ini sudah mengikuti pelatihan penangkar benih kedelai ke Langkat hingga ke Malang.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Sampai kini, kegiatan pengelolaan penangkaran benih kedelai belum ada kendala, karena kami terus didampingi Distan Palas, hinga proses sertifikasi benih kedelai dan juga pemasarannya ke luar daerah, seperti ke Kabupaten Nias dan Deli Serdang," tuturnya.

Sementara, Suhutan Pasaribu, Ketua Poktan Tani Jaya, Desa Pasir Julu Kecamatan Sosa mengatakan, poktan yang dipimpinnya itu menerima program perluasan areal tanam melalui penindasan indeks pertanaman (PAT PIP) kedelai dari Distan Palas seluas 150 hektare di tahun 2015.

"Jumlah anggota poktan kami sebanyak 84 orang, usia rata-rata anggota poktan berkisar 25 sampai 35 tahun. Sekitar 30% anggota yang berusia di atas itu. Poktan kami sudah ikut program pertanaman kedelai dua tahun. Memang, di tahun pertama pernah alami gagal panen karena kemarau panjang, tapi pada musim tanam kedua dan seterusnya, sudah bisa panen, hasilnya mencapai produksi sebanyak 1,7 ton perhektar," jelas Suhutan.

iklan peninggi badan
Diakuinya, tentu saja para petani kedelai di daerah ini merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pihak Distan Palas yang telah mengajak dan menyalurkan program pertanaman kedelai kepada masyarakat untuk meningkatkan sumber daya masyarakat.

"Tidak sekedar menawarkan program pertanian pertanaman kedelai kepada petani dan poktan di daerah Palas, tapi juga, kami dan beberapa poktan lain juga sudah mendapatkan pembinaan, bimbingan, bantuan mekanisasi pertanian dan juga bantuan alsintan, seperti handtracktor dan alsintan lainnya," tutupnya.

Lewat Kabid Produksi Hamzah Hasibuan didampingi Kasi Produksi Insan M. Harahap, Kepala Distan Palas Ir. H. Abdullah Nasution menyatakan, pihaknya optimis pada masa mendatang angka produksi dan produktivitas tanaman kedelai di daerah ini akan terus meningkat, seiring dengan semangat petani kedelai di sini.

"Bila pada tahun 2016 nanti Distan Palas diberikan kepercayaan untuk menjalankan program intensifikasi dan PAT PIP kedelai seluas 4.260 hektare di Palas, kami siap menjalankan program itu, tentunya dengan melibatkan semua insransi terkait. Terutama, pihak TNI yang hingga kini terus mendampingi petani dalam mensukseskan program ketahanan pangan Upsus Pajale," pungkasnya. (MS)
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️