Wakil Ketua DPRD Labura Soroti Dugaan Manipulatif Gas LPG 3 Kg
Labuhanbatu Utara (utamanews.com)
Oleh: Darwin Marpaung
Kamis, 11 Mei 2023 22:41
Istimewa
Penimbangan tabung gas elpiji
Wakil Ketua DPRD Labura, H. Yusrial Suprianto, mengaku kecewa dengan beredarnya informasi dugaan manipulatif dalam pengisian Gas 3 Kg bersubsidi yang dilakukan SPPBE Migas Energi Nusantara.
"Kalau ini benar terjadi, saya sangat kecewa, sebab gas 3 kg ini kan bahan bakar gas yang disubsidi oleh pemerintah, dan diperuntukkan hanya untuk masyarakat miskin," katanya menjawab wartawan, Kamis (11/05/2023).
Menurutnya, pihak DPRD Labura akan segera melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) dengan Dinas terkait, dan bila menemukan kejanggalan, akan merekomendasikan permasalahan tersebut ke Aparat Penegak Hukum.
"Saya akan berkoordinasi dengan Kawan-kawan di Komisi B DPRD Labura untuk segera melakukan Sidak ke SPPBE MEN. Kalau ditemukan kejanggalan nantinya, akan kita panggil untuk Rapat Dengar Pendapat," ucap politikus Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.
Sebelumnya beredar informasi bahwa Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Migas Energi Nusantara Labuhanbatu Utara diduga melakukan pengurangan dalam pengisian volume Gas Elpiji Subsidi 3 Kg.
Hal itu diketahui dari pengakuan beberapa masyarakat dan pengakuan langsung dari salah seorang pemilik Pangkalan Gas yang tak ingin disebutkan namanya.
Seorang pelaku UMKM di Aek Kanopan mengatakan sudah lama menaruh curiga, karena menurutnya, normalnya pemakaian per hari di warungnya hanya 4 tabung.
"Sekarang 6 sampai 7 tabung, padahal tiap harinya apa yang dimasak sama dengan hari-hari sebelumnya, tabung yang sekarang juga terasa enteng," kata D saat ditemui di warungnya di seputaran Aek Kanopan, Senin (08/05/2023).
Sementara itu, salah seorang pemilik pangkalan Gas Elpiji 3 Kg yang tak ingin disebutkan namanya merasa kecewa, sebab menurutnya ia merasa dibohongi. Ia menerima Gas Elpiji yang tidak sesuai dengan standar isian yang sudah ditetapkan.