Kamis, 21 Mei 2026
Video Sebut 'Institusi' Beredar di Sosmed, Aktivis Minta Polresta Sibolga Buka Tabir
Sibolga (utamanews.com)
Oleh: Bambang E. F Lubis Rabu, 26 Okt 2022 18:06
Raju Firmanda Hutagalung, Aktifis Sibolga - Tapteng dan sekaligus sebagai Sekretaris DPD KNPI Tapteng
Dok. Istimewa

Raju Firmanda Hutagalung, Aktifis Sibolga - Tapteng dan sekaligus sebagai Sekretaris DPD KNPI Tapteng

Sebuah rekaman video percakapan oknum yang diduga bahas kios baru di Pasar Sibolga Nauli, menyebut 'Polres' beredar di Sosial Media (Sosmed), yang ada di grup Facebook (FB), Tapteng Bersatu Untuk Perubahan (TBUP).

Hal itu dapat tanggapan dari seorang Aktivis Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Raju Firmanda Hutagalung.

Raju berkata, bahwa dirinya telah membaca pemberitaan di Utamanews.com dan mengikuti perkembangan terkait dugaan oknum ditenggarai melakukan penipuan terhadap pedagang, yang ingin menempati kios baru di Pasar kebanggaan Rakyat Kota Sibolga.
Oleh karena itu, Raju Firmanda Hutagalung menyampaikan agar pedagang untuk berhati - hati memberikan kepercayaan kepada seseorang.

"Saya ingin sampaikan kepada seluruh pedagang di terminal Sibolga agar ini menjadi pelajaran penting. Lain kali berhati-hati dalam memberikan kepercayaan," ujarnya, Rabu (26/10/2022).
Raju mengajak pedagang, khususnya di tempat relokasi pasar Stadion Horas Sibolga, agar berani membawa dugaan penipuan ke ranah hukum. Guna memberi efek jera bagi oknum calo yang merugikan pedagang.

"Menurut saya, kita perlu sama-sama mengajak pedagang yang mungkin punya kasus sama seperti ini (Diduga Korban Penupian), agar berani membawa ke jalur hukum, supaya tidak lagi ada oknum yang berani melakukan tindakan penipuan. Kemudian, saya juga telah melihat vidio yang beredar di media sosial, yang mana dalam vidio tersebut ada percakapan yang terjadi antara oknum yang diduga sebagai pedagang dan oknum yang diduga sebagai penipu atau calo liar," bebernya dengan Utamanews.com
Lanjut dia, dengan rekaman video percakapan beredar di grup Facebook, dengan pengikut sebanyak 25.773 anggota itu, diduga telah mencoreng institusi Polri. 

Padahal, masih kata Raju, Polres Sibolga saat ini tengah mempertahankan citra baik dalam bekerja serta bermasyarakat.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Dalam percakapan melalui seluler itu disebutkan Polres, yang kemudian membuat pertanyaan kepada kita yang mendengar, Polres mana yang dimaksud? Jangan sampai itu merusak dan mencemarkan nama baik Polri," kata Raju sembari menyebutkan nama akun RS yang diduga kuat sebagai penyebar rekaman video percakapan di Facebook.

Sebab itu, Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Tapteng ini, meminta Polres Sibolga bersinergi untuk mencari oknum yang diduga telah 'Menjual Citra Baik Polres' dalam persoalan Pasar Sibolga Nauli.
"Saran saya, ini harus terang benderang, agar tidak ada yang berprasangka buruk. Sejauh ini, saya melihat masyarakat masih sangat percaya terhadap Polres Sibolga begitu juga dengan saya. Saya sangat percaya bahwa Polres Sibolga tidak akan pernah tebang pilih terhadap oknum-oknum yang melanggar hukum," ucap Aktivis itu.

iklan peninggi badan
Raju mengajak masyarakat Sibolga memberikan dukungan dengan penegak hukum, agar Polresta Sibolga bisa mengusut dan membuka persoalan yang diduga telah mencederai nama baik institusi Polisi.

"Mari sama-sama kita Do'akan agar Polres Sibolga bisa membuka tabir dibalik maksut dari oknum yang menyeret Polres dalam vidio yang beredar tersebut. Dan kita minta Polres Sibolga untuk mengusut siapa sebenarnya Polres yang dimaksut," tandasnya.
Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later