Jumat, 01 Mei 2026

Masyarakat blokir jalan Umar Baki Binjai, tuntut penyelesaian proyek pembangunan

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Senin, 15 Mei 2023 15:15
Aksi blokir menuntut penuntasan Proyek pembangunan jalan Umar Baki
 Istimewa

Aksi blokir menuntut penuntasan Proyek pembangunan jalan Umar Baki

Puluhan masyarakat Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat yang didominasi oleh kaum ibu, melakukan aksi pemblokiran jalan, tepatnya di Jalan Umar Baki, Lingkungan ll Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Senin (15/5) sekira pukul 10.30 Wib. 

Aksi blokir jalan tersebut karena warga merasa kecewa dengan Pemerintah Daerah, yang dinilai terlalu lama dan tak kunjung menyelesaikan proyek pembangunan Jalan Umar Baki. 

"Sampai kapan jalan ini terus seperti ini. Sudah 8 bulan lebih pengerjaannya, tapi tidak selesai juga. Apa menunggu ada korban jiwa lagi baru kembali dikerjakan," ungkap para pengunjukrasa. 

Pantauan awak media di lokasi, beberapa balok kayu dan besi dihalangkan oleh warga sekitar tepat di tengah jalan. Warga juga membentangkan beberapa karton yang bertuliskan ungkapan kekecewaan mereka terhadap Pemerintah Kota Binjai. 
Tidak hanya itu, puluhan emak emak tersebut juga tampak membawa sound system sembari berjoget joget di tengah jalan. 

"Tolong Bapak Walikota turun ke jalan lihat masyarakat. Kami tidak perlu janji, kami mau kepastian. Kalau bapak tidak turun, kami tidak akan buka jalan," demikian beberapa isi tuntutan masyarakat yang ditulis di beberapa karton yang melintang di tengah jalan. 

Dalam aksi itu, warga juga meminta kepastian terkait kelanjutan pengerjaan pengaspalan jalan dari Pemerintah Kota Binjai. Sebab mereka menilai, selama ini Pemerintah hanya terus berjanji tanpa adanya bukti. 

"Kenapa harus kami demo dulu baru Pemerintah turun kesini. Siapa yang bertanggung jawab disini. Kalau hanya sekedar janji dan tidak ada kepastian dari Institusi terkait, maka kami tetap akan melakukan pemblokiran," ungkap para ibu ibu yang berunjukrasa. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Warga yang berunjukrasa juga mengancam akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi bila keluhan mereka tidak segera ditanggapi. 

Aksi blokir jalan yang dilakukan oleh warga tersebut pun mendapat pengawalan dari personil polisi Polsek Binjai Barat serta beberapa TNI. 

"Warga menuntut agar jalan yang ada ini segera diperbaiki. Warga juga menuntut agar Walikota Binjai dihadirkan guna meminta kepastian kapan kelanjutan pembangunan jalan Umar Baki," ungkap Kapolsek Binjai Barat, AKP Pasta Sitepu, saat dikonfirmasi awak media di lokasi unjukrasa. 

iklan peninggi badan
Dalam unjukrasa tersebut, personil Polsek Binjai Barat juga mencoba melakukan mediasi dengan masyarakat agar jalan yang diblokir tersebut segera dibuka. 

"Kita juga coba lakukan mediasi agar jalan ini segera dibuka sehingga tidak terjadi kemacetan dan arus lalu lintas lancar kembali," tegas Kapolsek Binjai Barat. 

Sebagai Kapolsek Binjai Barat, Pasta Sitepu juga mengaku sudah menghubungi Pemerintah Kota Binjai. "Saya barusan berkomunikasi dengan Pak Camat. Beliau sudah meluncur kesini untuk menjumpai warga," katanya. 

Warga yang berunjukrasa pun terlihat agak tenang saat Camat Binjai Barat, Oscar Arifandi Ginting, tiba di lokasi unjukrasa. Dirinya pun langsung melakukan mediasi kepada warga serta meminta agar pemblokiran itu dibuka kembali. 

Dalam mediasi itu, Camat Binjai Barat menjelaskan bahwa Walikota Binjai setelah ini akan segera menggelar rapat dengan menghadirkan Instansi terkait 

Namun hal itu seolah tidak digubris oleh warga. Sebab warga menilai jika hal itu hanya alasan semata. 

"Warga tetap tidak mau membuka jalan. Mereka meminta agar orang PU hadir disini dan membuat perjanjian tertulis kepada masyarakat terkait kepastian kelanjutan pembangunan jalan tersebut," beber Oscar. 

Unjukrasa pun akhirnya sempat mereda saat adzan Dzuhur berkumandang. Begitu pun, mereka bersikukuh tidak akan membuka pemblokiran itu hingga pihak yang bertanggung jawab dihadirkan. 

"Keluhan warga ini tentunya kita sampaikan kepada pimpinan. Saat ini kita sedang menunggunya," demikian tutup Oscar Arifandi Ginting. 

Diketahui, hingga pukul 13.10 Wib, para pengunjukrasa masih bertahan di lokasi hingga tuntutan mereka dikabulkan oleh Pemerintah Kota Binjai.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️