Hari Senin tanggal 30 Januari 2023 akan ada gerakan/aksi jilid dua untuk memastikan progres aksi pertama yang dilakukan para aktivis pada Rabu 25 Januari lalu.
Demikian disampaikan Hamja Loilatu, aktifis mahasiswa yang juga Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kota Ambon, dalam siaran pers, Jum'at (27/1).
"Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan teman-teman LSM yang tergabung nanti di aksi Senin besok, masih tetap membawa isu dan sikap yang sama, yakni tetap mendesak kepada Balai Sungai untuk menghentikan operasi PT Jaya Konstruksi dan meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Ambon agar segera mencabut ijin perusahan tersebut", tegasnya.
Prinsip kami mau, tegasnya, pekerjaan Itu kedepannya, semegah apapun tetapi tidak menutup dampak lingkungannya untuk dinikmati oleh masyarakat.
"Oleh karena itu, kami yakin operasi perusahan itu bukan saja berdampak polusi dan kerusakan jalan, melainkan bisa terjadi potensi curah hujan tinggi, rawan dan bisa jadi meningkatnya luapan air di areal penggalian pula,
hingga berdampak meluapnya debit air kali Batu Merah dan merembet ke rumah rumah rumah warga yang ada di Desa Batu Merah Kampung Rinjani, Ahuru," ungkap Hamja.
"Pada aksi yang digelar pada hari Senin tanggal 30 Januari besok ini kami pastikan, kami akan tidur di kantor Balai Sungai Wilayah Maluku bersama seluruh kader IMM Kota Ambon dan teman LSM yang sama sama tergabung dalam aksi tersebut," pungkasnya.