Sabtu, 02 Mei 2026

Hoaks! Garam dan air kelapa muda hilangkan vaksin dalam tubuh

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Dian Minggu, 20 Feb 2022 14:10
Tangkapan layar narasi yang menyatakan garam dan air kelapa muda dapat menghilangkan vaksin dalam tubuh.
 (Facebook)

Tangkapan layar narasi yang menyatakan garam dan air kelapa muda dapat menghilangkan vaksin dalam tubuh.

Klaim soal campuran garam dan air kelapa muda sebagai ramuan penetralisir vaksin dalam tubuh, telah menyebar di aplikasi pesan instan WhatsApp pada awal Februari 2022.

Narasi tersebut juga tampak dibagikan oleh seorang pengguna Facebook pada 10 Februari.

Dalam unggahannya, pemilik akun Facebook dengan 62 pengikut itu menyebutkan racikan garam dan air kelapa muda tersebut juga efektif punya daya rusak terhadap vaksin.

Berikut potongan narasinya:
“GARAM LAUT” DAN AIR KELAPA MUDA tapi bukan Garam Dapur.
*Biasa disebut Garam Krosok (karungan).
*- 1/2 Sendok makan Garam*
– SeGelas Air Kelapa Muda.kemudian keduanya diaduk. Tunggu sampai mengendap, baru diminum.  
*2 X Sehari (pagi + malam), selama seminggu
*Ditambah “Bekam” lebih bagus lagi
*IN SYAA ALLAH… VAKSIN yang bersarang itu lenyap”.
produk kecantikan untuk pria wanita

Namun, benarkah campuran garam dan air kelapa muda bisa hilangkan vaksin dalam tubuh?
 
Penjelasan:
Melansir Turnbackhoax, Ahli Gizi FKUI Saptawati Bardosono menyatakan air kelapa merupakan minuman mengandung elektrolit yang berguna untuk mendukung keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh.

Sementara, vaksin mengandung senyawa yang dapat memicu terbentuknya antibodi untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
iklan peninggi badan

Keduanya, lanjut Saptawati, sama-sama mendukung kesehatan tubuh, bukan saling menghilangkan efek. Maka, klaim air kelapa dapat menghilangkan efek vaksin hanyalah mitos.

Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Zullies Ikawati menilai konsumsi garam maupun air kelapa tidak akan menghilangkan vaksin di dalam tubuh. 

Menurut Zullies, narasi soal campuran garam dan air kelapa muda bisa hilangkan vaksin dalam tubuh tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Selain itu, vaksin justru diperlukan untuk memicu produksi antibodi dan kekebalan tubuh dari virus, bukan untuk dinetralisir. 
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️