Hasan Basri Sagala: Moderasi Beragama, Kunci Utama Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan
Taput (utamanews.com)
Oleh: Winner Simanungkalit
Kamis, 02 Nov 2023 08:02
Istimewa
Kegiatan pembinaan umat Budha di Vihara Bodhisitala Siborong borong Kabupaten Tapanuli Utara
Penguatan moderasi beragama, yang diprakarsai oleh Kementerian Agama RI dan Pembinaan Umat Beragama, memberikan suatu makna dalam menyelaraskan pemahaman terkait moderasi beragama. Dengan demikian, hal ini dapat menjadi dasar dalam memperkokoh nilai rasa persaudaraan dan kekeluargaan dalam masyarakat yang moderat. Contohnya, dalam kehidupan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara yang diharapkan menjadi salah satu daerah cerminan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Tenaga Ahli Kementerian Agama RI, Hasan Basri Sagala, pada saat menghadiri pembinaan umat Budha di Vihara Bodhisitala Siborong Borong, Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu siang (01/11/2023). Acara tersebut dihadiri oleh Majelis Budha Indonesia dari berbagai daerah, umat Budha di Kabupaten Taput, serta perwakilan dari Kanwil Kementerian Agama Propinsi Sumatera Utara dan Kanwil Kemenag Taput.
"Dikatakan, dengan keberagaman yang ada, akan menciptakan suatu kekuatan dalam mewujudkan kebersamaan di antara sesama, serta akan mewujudkan nilai-nilai kebhinekaan yang ada dalam masyarakat dengan menjujung tinggi nilai toleransi beragama." Lebih lanjut, ia menjelaskan empat indikator yang sudah dimiliki moderasi beragama, yakni komitmen kebangsaan, anti kekerasan, sikap toleransi, serta menghargai budaya lokal, seperti azas Dalihan Na Tolu dalam budaya di Tapanuli.
"Kita berharap kiranya moderasi beragama ini terus dikumandangkan dan disosialisasikan agar terjalinnya keharmonisan di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Kawasan Tapanuli."
Sementara itu, dengan jumlah umat Budha yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara sebanyak empat ratus lebih, dan menjadi satu-satunya Vihara pertama yang ada di empat Kabupaten Kawasan Danau Toba, yakni Kabupaten Taput, Humbang Hasundutan, dan Samosir, diharapkan, menurut Panitia Pembangunan Vihara Bodhisitala, Parlin, pihaknya berharap dan menyampaikan bahwa dengan dukungan berbagai pihak, Pembangunan Vihara dapat segera selesai.
Selain memberikan bantuan untuk mendukung pembangunan Vihara Bodhisitala dari Kementerian Agama RI yang diserahkan kepada Majelis Budha Indonesia, juga ada permintaan dari Majelis Budha Indonesia serta umat Budha yang ada di Tapanuli Utara untuk adanya penambahan Guru-guru Agama Budha serta penyuluh Agama Budha, serta dukungan untuk pembangunan Vihara yang belum rampung. Hal tersebut menjadi masukan kedepannya untuk ditindaklanjuti oleh Kementerian Agama.