Kondisi jalan menuju Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Gunung Sitember sangat memprihatinkan. Akses utama satu-satunya menuju sekolah tersebut rusak parah, licin, dan berlumpur, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya siswa dan guru yang setiap hari melintas.
Kondisi ini menjadi perhatian saat kunjungan kerja anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Alfriyansah Ujung, ST. Dalam rangka kegiatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan penyebarluasan ideologi Pancasila, ia melintasi langsung jalan menuju sekolah tersebut dan menyaksikan sendiri kerusakannya.
Menurut pantauan tim media, jalan rusak tersebut menjadi sumber kecemasan bagi warga sekitar, guru, dan siswa. Banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh, terutama saat musim hujan ketika jalan menjadi sangat licin dan berlumpur.
Sukat Sembiring, Ketua Komite SMA Negeri 1 Gunung Sitember mengungkapkan kekhawatirannya. Ia menyatakan bahwa jalan rusak ini sudah lama menjadi momok bagi warga. Tak sedikit siswa dan guru terjatuh saat menuju sekolah, bahkan beberapa warga pun mengalami hal serupa.
“Sekolah ini sudah berdiri lebih dari dua tahun, tapi akses jalannya tak kunjung diperbaiki. Saat hujan, jalan sangat licin dan penuh lumpur. Kami khawatir akan keselamatan anak-anak kami,” ujar Sukat dengan nada prihatin.
Mendengar langsung keluhan warga, Alfriyansah Ujung langsung melakukan peninjauan ke SMAN 1 Gunung Sitember. Ia ingin memastikan apakah keluhan tersebut memang dirasakan oleh pihak sekolah, terutama oleh para guru dan siswa.
Setibanya di sekolah, Alfriyansah disambut oleh Kepala SMAN 1 Gunung Sitember, Samson Ginting, M.Pd. Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah menyampaikan bahwa kondisi jalan yang rusak memang sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan proses belajar-mengajar.
“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah, terutama dinas terkait, untuk segera memperbaiki jalan ini. Setiap hari kami was-was datang ke sekolah, apalagi kalau hujan turun. Guru dan siswa sering terpeleset,” ujar Kepala Sekolah Samson Ginting.
Ia juga berharap aspirasi dari sekolah dapat diteruskan oleh Alfriyansah kepada instansi terkait di tingkat kabupaten maupun provinsi. Menurutnya, perbaikan jalan ini sangat mendesak dan sudah menjadi kebutuhan utama.
Menanggapi permintaan tersebut, Alfriyansah Ujung ST menyampaikan bahwa dirinya memahami keresahan para guru dan siswa. Ia mengaku akan segera menyampaikan laporan dan usulan perbaikan jalan ini kepada pihak pemerintah daerah maupun provinsi.
“Secara pribadi, saya tidak ingin memberikan janji manis. Tapi saya pastikan akan membawa aspirasi ini ke dinas terkait agar segera mendapat perhatian. Kondisi jalan ini tidak boleh dibiarkan terus seperti ini,” tegas Alfriyansah, Senin (15/9).
Ia menambahkan bahwa akses pendidikan yang layak harus didukung oleh infrastruktur yang memadai. Jika jalan menuju sekolah saja membahayakan, bagaimana siswa bisa belajar dengan tenang dan guru bisa mengajar dengan optimal?
Kunjungan kerja Alfriyansah Ujung ini diharapkan menjadi titik awal perbaikan jalan menuju SMAN 1 Gunung Sitember. Warga, guru, dan siswa sangat berharap pemerintah segera turun tangan dan menjadikan akses pendidikan yang aman sebagai prioritas pembangunan di daerah tersebut.