Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat UNIMED, melakukan aksi unjuk rasa meminta agar Pemilu 17 April mendatang berlangsung damai, jujur dan adil tanpa ada keributan dan perpecahan yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam organisasi GMNI ini berlangsung siang tadi Sabtu (23/2/2019), di Bundaran SIB, Medan.
Ketua DPK GMNI UNIMED, Abed Silaban mengatakan, "Aksi damai ini kami lakukan sebagai bentuk keperdulian kami terhadap pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia."
"Kami minta kepada para elite politik untuk tidak melakukan ujaran maupun tindakan provokatif yang membuat masyarakat nantinya jadi gaduh, dan juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi isu-isu yang beredar di media atau dari sumber manapun, dan juga dapat memfilterisasi berita yang ada. Jangan sampai berita hoax memecah belah persatuan bangsa kita. Maka dari itu Pemilu damai perkuat persatuan serta jangan sampai Golput di 17 April 2019 mendatang", ujarnya.
Selanjutnya Ramot Simarmata selaku pimpinan aksi yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPK GMNI Unimed juga menghimbau agar pihak penyelenggara Pemilu, baik KPU, BAWASLU beserta TNI dan Kepolisian untuk tetap menjaga independensi dan berani menindak pelaku kecurangan Pemilu.
"Penyelenggara Pemilu maupun pihak TNI/ Polri harus berani menindak pelanggar-pelanggar Pemilu. Jangan mau diintervensi oleh siapa pun", katanya.
"Harapannya siapapun yang memimpin bangsa ini dapat berbuat yang lebih baik serta dapat mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang telah diperjuangkan oleh 'The Founding Father' kita dulu", pungkasnya.