GMNI Sumut: Trump perkeruh suasana hubungan Israel dan Palestina
Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Jumat, 08 Des 2017 18:28
Dok Pribadi
Charles Munthe
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengutuk keras pernyataan Presiden AS Donald Trump atas kedaulatan Israel Israel sebagai pemilik Yerusalem, melalui pemindahan Kedutaan Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Ketua DPD GMNI Sumut, Charles Munthe mengatakan, sesuai instruksi Ketua Umum DPP GMNI Bung Robaytullah, bahwa GMNI mengecam keras tindakan Presiden Amerika Serikat (AS) tersebut.
"Kami mengecam hal tersebut karena sebagai anak Ideologis Bung Karno, sangat menentang segala bentuk penindasan dan penghisapan yang sangat-sangat tidak berprikemanusiaan," tutur Charles, Jumat (8/12).
Charles menambahkan bahwa yang dilakukan Trump akan memperkeruh suasana dan akan memunculkan reaksi dari negara-negara lain.
Untuk Indonesia sendiri, Charles meminta Presiden Jokowi dan seluruh elemen anak bangsa untuk berdiri di garda terdepan mengecam tindakan AS tersebut.
"Bung Karno pernah mengatakan bahwa selama kemerdekaan Bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel", pungkasnya.