Erwinsyah S.Sy, Kepala Kantor Urusan Agama (Ka KUA) Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengaku selalu mengedepankan pembinaan, terlebih kepada perangkat yang lalai dalam menjalankan tugas.
Hal itu disampaikannya Senin (12/9/2022), kepada wartawan terkait menanggapi isu pemberhentian perangkat yang beredar saat ini.
Menurut Erwin, hal itu merupakan tindakan yang paling efektif dilakukan bagi seorang pemimpin dalam menjalankan tugas, agar terciptanya kebersamaa dalam mensukseskan kinerja di KUA Kecamatan Bandar Khalipah tersebut.
"Saya harus tetap menjaga hubungan yang humanis antara atasan dengan bawahan dan juga antara bawahan dengan atasan agar kinerja saya ataupun kinerja kami di KUA Bandar Khalipah ini bisa berjalan sukses. Untuk itu saya harus tunjukkan hal itu demi suksesnya kinerja," ujar Erwin.
Selama menjabat sebagai Ka KUA di Bandar Khalipah, Erwin juga menjelaskan belum pernah melakukan pemecatan atau pergantian perangkat seperti apa yang telah diberitakan oleh media baru baru ini.
"Sampai saat ini saya belum pernah melakukan pergantian perangkat, saya hanya memberikan Surat Peringatan kepada anggota yang lalai atau melakulan kesalahan dalam melaksanakan tugas. Tapi toh sampai ini belum ada kok perangkat yang diganti di Kantor ini selama saya bertugas disini," ucapnya.
Erwinsyah menyampaikan tentang apa yang selama ini dijalankannya dalam memimpin sebagai KUA di Kecamatan Bandar Khalipah yaitu mengedepankan pembinaan jika ada anggotanya yang melakukan kesalahan.
"Banyak hal yang dihadapi selama saya menjabat sebagai Ka KUA di Kecamatan Bandar Khalipah ini, seperti adanya anggota yang lalai dalam menjalankan tugas atau melakukan kesalahan, saya lebih mengedepankan pembinaan terlebih dahulu, seperti kata kata nasehat. Setelah dinasehati juga tidak diindahkan, maka saya memberikan Surat Peringatan pertama, juga tidak diindahkan sampai dengan batas yang ditentukan maka saya memberikan Surat Peringatan berikutnya," ungkap Erwin lagi.
Ka KUA yang selalu bergaul di tengah tengah masyarakat ini juga menceritakan bahwa beliau menganggap anggotanya atau bawahannya sudah seperti keluarga.