Selain menggelar Bimtek Petani dan Penyuluh Pertanian, kedatangan anggota Komisi IV DPR RI dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Drs. H. Djarot Saiful Hidayat MS, ke Kota Binjai, juga menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI).
Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang dilaksanakan oleh Djarot serta dihadiri oleh ratusan orang ini digelar di Aula Pemko Binjai, Jalan Jend. Sudirman, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, Selasa (12/9).
Walikota Binjai Drs. H. Amir Hamzah MAP, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada kepada Djarot Saiful Hidayat serta seluruh tamu undangan lainnya yang bersedia hadir dalam acara Sosialisasi 4 Pilar tersebut.
"Pagi tadi, Bapak sudah bertemu dengan para petani untuk menyampaikan bimbingan teknis tentang prasarana dan sarana pertanian, dan pada siang ini Alhamdulillah kembali hadir di Aula ini untuk menyampaikan sosialisasi 4 Pilar kebangsaan. Semua ini tentunya sebagai bukti perhatian dan dukungan Bapak bagi kemajuan dan pembangunan di Kota Binjai," ungkap Walikota Binjai.
Untuk itu, lanjut Amir Hamzah, saya atas nama pribadi dan mewakili Pemerintah serta masyarakat Kota Binjai, menyampaikan terimakasih yang sebesar besarnya atas kehadirannya.
"Pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. Bila tiang itu rapuh, maka bangunan akan mudah roboh. 4 Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu pancasila, Undang Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, adalah tiang penyangga yang kokoh agar rakyat indonesia merasa nyaman, aman, tenteram dan sejahtera serta terhindar dari berbagai macam gangguan dan ancaman," urai Amir Hamzah.
Sebagai negara besar yang memiliki keragamaan budaya, agama, dan adat istiadat, sambung Walikota Binjai, maka indonesia membutuhkan 4 Pilar kebangsaan untuk menjaga eksistensi bangsa Indonesia agar tetap utuh dari ancaman perpecahan.
Tidak hanya itu, Walikota Binjai juga menyampaikan bahwa pemahaman dan implementasi terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam 4 Pilar kebangsaan harus selalu ditumbuhkembangkan untuk mewujudkan cita-cita masa depan Indonesia yang lebih baik menuju masyarakat yang sejahtera, adil, makmur serta menjadi negara yang berdaulat dan bermartabat.
"Saya berharap kita semua dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi dan menyimak materi yang disampaikan dengan baik dan seksama. Kemudian disebarluaskan kepada masyarakat di sekitar kita untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud tanggung jawab kita sebagai warga negara," demikian ujar Walikota Binjai, seraya berharap semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat yang tinggi untuk menjaga rasa kecintaan terhadap bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.
Ditempat yang sama, anggota Komisi IV DPR RI, Drs. H. Djarot Saiful Hidayat MS, dalam paparannya menegaskan, kedudukan Pancasila adalah sebagai dasar dan ideologi negara. Tidak hanya itu, Pancasila menurut Djarot juga sebagai pemersatu bangsa.
"Pancasila sebagai dasar negara berarti menjadi dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara dan seluruh warga negara Indonesia. Pancasila sebagai ideologi negara juga dapat dimaknai sebagai sistem kehidupan nasional yang meliputi aspek etika atau moral, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan dalam rangka pencapaian cita cita dan tujuan bangsa yang berlandaskan dasar negara," beber Djarot Saiful Hidayat.
Pria yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ini juga mengatakan, pembukaan UUD 1945 di sahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI dan naskah Pembukaannya tersebut merupakan kesepakatan final. "Sah dan mengikat seluruh rakyat dan bangsa Indonesia sejak disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 dan Pancasila resmi menjadi Dasar Negara," tuturnya.
Pada kesempatan itu, Djarot Saiful Hidayat juga memaparkan prinsip prinsip dalam pembukaan UUD 1945, yaitu :
1. Pengakuan kemerdekaan dan HAM sebagai hak universal segala bangsa
2. Penegasan tentang perjuangan pergerakan kemerdekaan
3. Pengakuan terhadap eksistensi bangsa Indonesia sebagai negara yang bertuhan
4. Hakikat tujuan negara, cara mencapai tujuan negara melalui hukum dasar dan kedaulatan rakyat, prinsip dasar penyelenggaraan negara.
Beberapa uraian lainnya terkait 4 Pijar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara juga dibeberkan oleh pria yang pernah menjabat sebagai Walikota Blitar tersebut.
Sesi tanya jawab juga menjadi bagian dari kegiatan ini, serta dilanjutkan dengan pemberian cinderamata berupa plakat dan foto bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Binjai diwakili Wakapolres Kompol RD Firman D, Ketua pengadilan Negeri Binjai Fauzi SH MH, anggota DPRD Provinsi Sumut Meriahta Sitepu, Wakil Ketua DPRD Kota Binjai Ir. Syarief Sitepu, serta anggota DPRD Binjai Ryan Wijaya, para Staf Ahli Walikota Binjai dan Asisten Sekdako Binjai, pimpinan OPD, Kaban Kesbangpol Binjai Drs. Ruslianto M.Pd, para Camat dan Lurah se-Kota Binjai, perwakilan FKUB Kota Binjai Pdt. Dr. Janes Padang, perwakilan para etnis se-Kota Binjai, perwakilan FKDM Kota Binjai, perwakilan Pujakesuma Kota Binjai, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Binjai, serta ratusan tamu undangan.