Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) melalui Diskominfo Labura terus berupaya mendorong kemajuan pembangunan menopang program pemerintah pusat maupun Daerah untuk mewujudkan hal dimaksud. Peran media Insan pers/wartawan sangat diharapkan untuk mensinergikan hal tersebut.
Untuk itulah, Diskominfo Labura menggelar kegiatan Cofee Morning dengan Insan Pers/wartawan dan mengundang Badan Pusat Statistik (BPS) Labura, sebagai narasumber yang dilaksanakan di Aula Lt. 2 Kantor Bupati Labura di Aek Kanopan, Jum'at (21/2).
Acara dibuka oleh Drs. Sugeng Kepala Diskominfo Labura, kemudian mempersilakan Kepala BPS Kab. Labura Ibu Rika Ventina, SE. M. Si, untuk memaparkan materinya.
Rika Ventina, SE.M. Si, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Labura pada yang hadir menyampaikan bahwa berdasarkan UU No 16 Tahun 1997 tentang Statistik BPS semenjak tahun 1961 sd 2020 terus berupaya melaksanakan pendataan sensus penduduk.
"Dimulai pada 15 Februari hingga 31 Maret 2020 mendatang BPS Labura melaksanakan sensus penduduk secara online dengan target pencapaian 10.000 orang. Untuk mencapai hal tersebut kami berharap kepada Bapak-bapak Insan Pers/wartawan dapat mengahalo-halokan mengkampanyekan sensus penduduk tahun 2020. Dengan cara buka website klik di google, (sensus pendudukbps.go.id) nah ketik dan masukkan Nomor Kartu Keluarga dan masukkan data yang diminta pada website tersebut", katanya.
"Selain sensus penduduk secara online, BPS juga akan melaksanakan pendataan langsung kepada masyarakat, wawancara face to face. Namun pada saat ini BPS belum bisa melaksanakan hal tersebut dikarenakan keterbatasan personil", ujarnya.
"Sensus penduduk ini merupakan program nasional yang harus dilaksanakan. Untuk mewujudkan Indonesia satu data", ungkapnya.
Rika juga menyebutkan tentang kendala Sensus Penduduk, kendala dalam pelaksanaan sensus penduduk ialah, jaringan server padat, jaringan Internet, kesadaran masyarakat.
Setelah BPS menyampaikan materinya acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.