Sinergi antarinstansi terus diperkuat melalui kerja sama antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan dengan Lanud Sjamsudin Noor dalam pelaksanaan Latihan Dasar (Latsar) CPNS KPU Angkatan I dan II Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (25/04/2026) sebagai bagian dari agenda pembinaan aparatur sipil negara.
Pelatihan yang digelar sejak 22 April hingga 28 April 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya sistematis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi calon pegawai negeri sipil di lingkungan Komisi Pemilihan Umum.
Program ini dilaksanakan oleh Lanud Sjamsudin Noor melalui Dinas Personel (Dispers) di bawah pembinaan Kepala Dinas Personel, Letkol Adm Maulana Harry Anggoro, CHRMP. Ia berperan sebagai penanggung jawab utama dalam mengarahkan serta mengendalikan seluruh rangkaian kegiatan pelatihan.
Dalam pelaksanaannya, Dispers tidak hanya bertugas menjalankan fungsi administratif, tetapi juga memastikan perencanaan, pengorganisasian, dan pembinaan personel berjalan secara optimal. Dukungan terhadap kegiatan Latsar menjadi salah satu wujud nyata peran strategis tersebut.
Sebagai unsur pelaksana teknis, Seksi Pembinaan Jasmani dan Kemiliteran (Binjaskemil) turut mengambil peran penting. Unit ini berfokus pada pembinaan fisik dan mental peserta selama mengikuti pelatihan.
Peran Binjaskemil dinilai strategis karena tidak hanya menanamkan kedisiplinan, tetapi juga membangun ketahanan jasmani, semangat bela negara, serta pembentukan karakter peserta secara menyeluruh.
Sebanyak lima personel Lanud Sjamsudin Noor ditugaskan dalam kegiatan ini. Mereka berada di bawah koordinasi Ketua Tim Pengasuh, Mayor Kes Dian Para Indrawan, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Binjaskemil.
Tim pengasuh bertanggung jawab membina peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di lingkungan BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan. Pembinaan dilakukan secara intensif guna memastikan tujuan pelatihan tercapai.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan materi terkait kedisiplinan, tata tertib, serta aturan yang wajib dipatuhi dalam lingkungan pendidikan dan pelatihan. Materi ini menjadi fondasi utama dalam membentuk sikap profesional.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya tanggung jawab, ketepatan waktu, serta etika kerja sebagai calon aparatur sipil negara. Hal ini diharapkan mampu membentuk pola pikir dan perilaku yang sesuai dengan tuntutan tugas ke depan.
Materi bela negara menjadi salah satu fokus utama dalam pelatihan tersebut. Nilai-nilai seperti cinta tanah air, loyalitas, integritas, dan disiplin ditanamkan secara berkelanjutan kepada para peserta.
Dengan pembekalan tersebut, para CPNS diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan dalam setiap pelaksanaan tugasnya di masa mendatang, sekaligus menjadi pelayan publik yang berintegritas.
Kerja sama antara TNI Angkatan Udara dan pemerintah daerah ini menjadi bukti nyata sinergitas lintas sektor dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut demi mendukung kemajuan bangsa melalui aparatur yang profesional dan berkarakter kuat.