Angkutan dalam kota Tarutung tampak konvoi, Senin (5/9)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi. Harga Pertalite naik dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10 ribu per liter, Solar bersubsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter, dan Pertamax non-subsidi dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter, yang diumumkan Sabtu, 3 September 2022 pukul 14.30 WIB.
Jelang dua hari kenaikkan BBM ini, beberapa daerah melakukan aksi penolakan. Mulai dari mahasiswa, masyarakat dan angkutan umum. Hal ini terlihat dari media cetak, Media online dan media televisi yang sudah melakukan aksi dan yang akan melakukan aksi.
Di kabupaten Tapanuli Utara, Senin (05/09) sekitar pukul 10:20 wib, angkutan umum dalam kota trayek 02 melakukan aksi konvoi. Mulai dari kecamatan Sipoholon simpang Garaga ke arah Tarutung
Diduga aksi ini disebabkan tarif ongkos yang belum jelas, disebabkan kenaikan BBM.
Dari informasi di lapangan dihimpun, terlihat seorang oknum Polisi di lapangan yang tidak menggunakan seragam Polisi, mengatakan kepada UTAMA NEWS adanya aksi sopir angkutan umum dalam kota trayek 02 yang menuntut tarif ongkos yang belum jelas.