Pemilihan Umum Serentak sedang berlangsung di Indonesia tepat pada hari ini, 17 April 2019. Masyarakat Indonesia memadati tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya. Pelaksanaan Pemilu terus terpantau oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Komisioner KPU Provinsi Sumatera Utara, Benget Silitonga, menerangkan bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Sumatera Utara sejauh ini berjalan kondusif. Namun ada beberapa wilayah yang masih terhambat dalam pendistribusian logistik surat suara.
"Menurut monitoring kami, permasalahan hanya di Kab. Nias Selatan, bahwa ada empat kecamatan yang distribusi logistiknya masih terlambat, kenapa dan bagaimana masih akan kita tunggu laporan resminya," kata Benget saat ditemui di KPU Provinsi Sumatera Utara, Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Kota Medan, Rabu (17/4).
Benget mengatakan bahwa Pemilu di empat kecamatan tersebut kemungkinan akan ditunda. "KPU Nias Selatan yang akan berkoordinasi dengan Bawaslu disana untuk Rapat Pleno penentuannya", jelasnya.
Terkait partisipasi masyarakat, Benget berharap agar angka partisipasi masyarakat meningkat dalam Pemilu 2019. "Kalau Pilgub 2018 kemaren angka partisipasi 61%, naik dari Pilgub tahun 2013 yang hanya 48%, cukup signifikan naik. Nah, untuk Pemilu 2019 ini KPU berharap bisa mencapai 70%", ungkapnya.
Benget menerangkan bahwa pihak KPU sudah maksimal dalam melakukan sosialisasi agar partisipasi masyarakat meningkat, namun penggunaan hak pilih tetap kembali pada masyarakat. "Sosialisasi sudah kami lakukan terus, sampai kemaren puncaknya, sekarang kita tinggal menunggu masyarakat menggunakan haknya kan, mau datang atau tidak itu merupakan otoritas masing-masing", tutup Benget.