Jumat, 01 Mei 2026

Dua Tokoh Muda ini anggap RSUD Kumpulan Pane Tebing Tinggi, bobrok

Tebing Tinggi (utamanews.com)
Oleh: Athar Kamis, 06 Apr 2017 08:50
Muhammad Zen Agustar fungsionaris ICMI Muda Kota Tebing Tinggi menilai kondisi RSUD dr. Kumpulan Pane Tebing Tinggi sangat kontras dengan Penghargaan IHAW 2017 yang diterima rumah sakit itu dari Pusat Penghargaan Indonesia.


Sertifikat penghargaan yang ditanda tangani oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi M. Hanif Dhakiri serta diserahkan Chairman of Organizing, Teuku Dhimas tersebut diberikan kepada para pemimpin perusahaan atau lembaga yang punya prestasi di bidangnya masing-masing yang mampu melaksanakan tugasnya dengan baik melalui inovatif, kreatif dan punya keunggulan.

Namun, penghargaan IHAW 2017 ini sangatlah kontras dengan kondisi yang terjadi dirumah sakit. "Berdasarkan pantauan di rumah sakit milik pemerintah Kota Tebing Tinggi ini, kondisi 12 antiseptik hanyalah tinggal tempatnya, tidak terurus dan hanya tertinggal tatacara pengunaan antiseptiknya saja atau stiker tempel, padahal Standar SKP.5 Akreditasi Rumah sakit 2012/IPSG.5 Joint Commision Internasional mensyaratkan Rumah sakit untuk memiliki program kebersihan tangan (hand Hygiene), dan ini tidak didapatkan pelayanannya di rumah sakit ini, khususnya pasien atau pengunjung yang ditempatkan di kelas III, bansal," ungkap Muhammad Zen Agustar, Kamis (6/4).

"Nampak juga kamar mandi pasien di kelas bangsal yang sangat tidak terurus, lantai yang sangat kotor, tempat tisu yang sudah berkarat, wastafel yang hanya tinggal besinya saja, tak ada yang berfungsi serta ventilasi yang tidak terurus dan banyak debu bertumpukan," ujarnya.
Jika kita melintas pada sebuah ruangan Nurse Station Ruang 1, tambahnya, tidak ada satupun perawat yang berjaga, hanya tinggal ruangan kosong tanpa penjagaan. 

"Ada sebuah pertanyaan yang mendasar, apakah mungkin rumah sakit yang katanya mendapat penghargaan Indonesia Hospital Award Winner 2017 ini punya pelayanan sejelek ini? Ini menjadi pertanyaan akan fakta yang disampaikan untuk kita semua bahwa rumah sakit Umum Daerah Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi, sangat ironis dan sangat dimungkinkan penghargaan hanyalah bagian dari untuk menutupi dari betapa bobroknnya pengolaan rumah sakit yang katanya kelas nasional," tambahnya.

Sementara itu Malik Purba unsur pengurus HIMMAH Tebing Tinggi juga berkomentar bahwa kondisi RSUD saat ini terjadi disebabkan Direktur RSUD tidak serius dalam melakukan pengelolaan manajemen. 

"Sudah selayaknya dilakukan reformasi birokrasi dan kepemimpinan di RSUD T.Tinggi dengan yang lebih profesional lagi, sehingga isu-isu buruknya RSUD Tebing Tinggi tidak terulang. Harapan kita tentunya akan diamini oleh Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan MM ketika telah dilantik nanti menjadi Walikota Kota Tebing Tinggi," ungkap Malik.
produk kecantikan untuk pria wanita

busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️