Sabtu, 02 Mei 2026

Wali Kota dr Susanti Ajak Bundo Kanduang Tetap Berkolaborasi Dukung Program Pemko Siantar

Pematang Siantar (utamanews.com)
Oleh: LEP27 Sabtu, 08 Jul 2023 14:18
dr. Susanti Dewayani
 Istimewa

dr. Susanti Dewayani

Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA didampingi Wakil Ketua Komisi I DPRD Pematang Siantar dari Fraksi PAN-PI, Boy Iskandar Warongan serta Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Pematang Siantar Nurlela Sikumbang menghadiri kegiatan Silaturrahmi Bundo Kanduang Kota Pematang Siantar dan Gebyar Budaya Minangkabau, di Hariko Coffe, Jalan Sriwijaya,Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, Sabtu (8/7/2023).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Bundo Kanduang Sumut Hj Herlina Kandar Raja Mansyur, Plt.Kadis Perhubungan Julham Situmorang, Kabag Porkopim Suherman,S.SosI, Camat Siantar Utara Irwansyah Saragih, Sekcam Jeremi Pratama Sinaga, Bunda Kanduang Kota Pematang Siantar Hj.Fauziah Tanjung, Ketua BKMT Hj.Ernawati Saragih, dan para Tokoh Puak/Ninik, Mamak, serta para pengurus Bundo Kanduang di Kota Pematang Siantar.

Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA dalam sambutannya, mengajak seluruh masyarakat, termasuk perkumpulan bundo kanduang untuk terus bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi dalam mendukung program-program pembangunan di Kota Pematang Siantar.

Mari kita semua sehati dan bahu-membahu dalam menyukseskan pembangunan, serta terus menjaga persatuan dan kesatuan. Ini sejalan dengan Motto Kota Pematang Siantar, yakni Sapangambei Manoktok Hitei, yang artinya saling bergotong-royong untuk mencapai tujuan yang mulia. Semoga tujuan kita bersama dalam mewujudkan Kota Pematang Siantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas, demi Pematang Siantar Bangkit dan Maju, dapat tercapai, ucap seorang pemimpin ke Ibuan dr Susanti Dewayani.
Lanjut dr Susanti Dewayani menyampaikan sangat mengapresiasi perkumpulan bundo kanduang, termasuk yang ada di Kota Pematang Siantar. Budaya minangkabau yang menghargai posisi perempuan, tentunya telah memberikan motivasi dan support kepada kaum perempuan untuk terus bekerja, berkarya, berkreasi dan berkreativitas sesuai kemampuannya.

Agama, Suku, Budaya dan Adat-istiadat di Kota Pematang Siantar selama ini telah hidup rukun, aman, damai, serta saling bertoleransi dengan suku lainnya yang ada di Kota Pematang Siantar yang kita cintai ini, termasuk suku Minangkabau telah menjadi penambah keberagaman di Kota Pematang Siantar.

Suku minangkabau yang memiliki falsafah adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, yakni Adat Bersendikan Syariat Yang Didasarkan Pada Al-Qur’an dan Hadist, Untuk itu mari kita manfaatkan silaturrahmi ini sebagai media pembawa keberkahan, ketenangan batin dan pelebur segala kesalahan, ucap dr Susanti Dewayani SpA.

Selain itu Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA juga mengatakan, bahwa pada kegiatan hari ini, juga diadakan gebyar budaya minangkabau. Atas dasar itu, keberadaan perkumpulan bundo kanduang ini menjadi sangat strategis dalam usaha pelestarian budaya dan seni tradisi. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Kegiatan-kegiatan pelestarian budaya dan adat tradisi sangat didukung penuh oleh pemerintah kota pematang siantar, karena itu semua milik anak bangsa dan harus terus dilestarikan, untuk itu, Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA sangat mengapresiasi, dan merasa bangga dan antusias akan adanya acara perkumpulan bundo kanduang ini. Dengan kegiatan ini diharapkan akan mewarnai Kota Pematang Siantar menjadi kota yang penuh dengan kebersamaan, kota yang penuh energy positif untuk membawa perubahan, dan teladan bagi kota-kota lainnya, tutup Wali Kota Pematang Siantar.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi I DPRD Pematang Siantar dari Fraksi PAN, Boy Iskandar Warongan, juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya acara gebyar budaya minangkabau. Kegiatan ini yang disertai dengan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara luas, tentunya dapat berkontribusi dalam pembangunan. 

Semoga dengan adanya kegiatan-kegiatan ini, perkumpulan bundo kanduang di kota pematang siantar dapat terus saling menjaga kekompakan, dan keberadaannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga kita dapat membuktikan bahwa kota pematang siantar adalah kota yang aman dan nyaman serta menghargai keberagaman budaya, adat dan tradisi.

iklan peninggi badan
Sedangkan Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Pematang Siantar Nurlela Sikumbang, mencermati sudah banyaknya perempuan minang yang tidak lagi memakai adat dalam berpakaian, perkataan dan sopan santun. Sudah banyak perempuan minang yang tidak tau lagi dengan “Kato nan Ampek”, kato mandaki, kato manurun, kato mandata, dan kato malereng. Itulah yang sekarang hampir selalu kita rasakan. Kita tidak bisa menutup mata atas perkembangan zaman dan arus globaliasi. Namun jangan mengkambing hitamkan globalisasi. Kembalilah menjadi orang minang sejati, sesuai Adat basandi syarak syarak basandi kitabullah.

Maka dari itu dari kemajuan zaman dan arus globalisasi membuat tugas dan beban Bundo Kanduang ditengah masyarakat Kota Pematang Siantar makin berat, termasuk generasi muda minangkabau. Bundo Kanduang harus berada didepan dalam membentengi anak sekaligus memelihara adat dan budaya Minangkabau, ucap Nurlela Sikuymbang.
Editor: Yudi Setyawan
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️