Jumat, 01 Mei 2026

Presiden Ke-2 RI, Soeharto, Resmi Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Senin, 10 Nov 2025 13:45
 Istimewa

Berdasarkan keputusan Presiden nomor 116/TK/2025 tentang penganugerahan gelar pahlawan Nasional, Presiden Ke-2 RI, Soeharto, resmi ditetapkan sebagai pahlawan nasional. 

Penganugerahan pahlawan nasional tersebut ditetapkan dalam upacara kenegaraan di Istana Negara Jakarta, Senin (10/11). 

Tidak hanya Soeharto yang dianugerahi sebagai pahlawan bidang perjuangan, Presiden Prabowo Subianto juga mengukuhkan Sembilan orang tokoh lainnya sebagai pahlawan nasional tahun 2025.

"Almarhum Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto dari Provinsi Jawa Tengah. Pahlawan bidang perjuangan. Jenderal Soeharto menonjol sejak masa kemerdekaan. Sebagai wakil komandan BKR Yogyakarta ia memimpin pelucutan senjata di Jepang, Kota Baru 1945," bunyi surat keputusan yang dibacakan Sekretaris Militer.
Soeharto lahir di Kemusuk, Yogyakarta, pada 8 Juni 1921. Ia memulai karier militernya di masa pendudukan Jepang dan menjadi salah satu perwira yang terlibat langsung pada masa-masa awal pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). 

Namanya menonjol ketika memimpin pelucutan senjata tentara Jepang di Yogyakarta pada 1945 sebagai Wakil Komandan BKR.

Soeharto kemudian memainkan peran kunci dalam sejumlah operasi militer seperti Serangan Umum 1 Maret 1949. Kariernya terus menanjak hingga ia menjadi Panglima Kostrad dan kemudian Presiden Indonesia kedua, menjabat selama 32 tahun (1967-1998). 

Masa pemerintahannya menorehkan pembangunan ekonomi besar namun juga diwarnai kontroversi mengenai otoritarianisme, pelanggaran HAM, dan korupsi.
produk kecantikan untuk pria wanita

Selain Soeharto, Presiden Prabowo Subianto juga mengukuhkan sembilan tokoh lainnya sebagai Pahlawan Nasional tahun 2025. 

Berikut daftar lengkapnya :

1. Almarhum K.H. Abdurrahman Wahid (Bidang Perjuangan Politik dan Pendidikan Islam)

iklan peninggi badan
2. Almarhum Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto (Bidang Perjuangan Bersenjata dan Politik)

3. Almarhumah Marsinah (Bidang Perjuangan Sosial dan Kemanusiaan)

4. Almarhum Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja (Bidang Perjuangan Hukum dan Politik)

5. Almarhumah Hajjah Rahmah El Yunusiyyah (Bidang Perjuangan Pendidikan Islam)

6. Almarhum Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo (Bidang Perjuangan Bersenjata)

7. Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin (Bidang Perjuangan Pendidikan dan Diplomasi)

8. Almarhum Syaikhona Muhammad Kholil (Bidang Perjuangan Pendidikan Islam)

9. Almarhum Tuan Rondahaim Saragih (Bidang Perjuangan Bersenjata)

10. Almarhum Zainal Abidin Syah (Bidang Perjuangan Politik dan Diplomasi). 
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️