Senin, 18 Jan 2021 05:13
  • Home
  • Politik
  • Gubernur Edy Rahmayadi Temui Massa ANAK NKRI

Gubernur Edy Rahmayadi Temui Massa ANAK NKRI

Medan (utamanews.com)
Oleh: Tony
Selasa, 13 Okt 2020 20:23
Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/ Veri Ardian
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menemui ribuan pengunjuk rasa yang menolak Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker), di depan Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (13/10). Massa yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis Negara Kesatuan Republik Indonesia (ANAK NKRI) antusias menyambut kedatangan Gubernur.

Kepada para pengunjuk rasa, Gubernur kembali menyampaikan agar bersabar menunggu draft isi dari UU Omnibus Law Ciptaker, dan berjanji akan menelaah isinya bersama dengan buruh, akademisi, dan pihak yang berkepentingan lainnya. Gubernur juga memastikan bahwa tidak akan membiarkan rakyat Sumut sengsara karena UU tersebut.

"Saudara-saudara saya sekalian, karena kalian yang pilih saya jadi gubernur, percayakan pada saya. Saya tidak akan memihak pada sesuatu yang membuat rakyat saya sengsara," ujar Gubernur Edy, yang disambut pekikan takbir dari pendemo.


Gubernur Edy pun menanyakan kepada para pendemo, apakah semua yang hadir sudah membaca atau mengetahui isi dari UU Omnibus Law Ciptaker. "Kita ribut ke sana ke sini, tapi barangnya belum pernah kita baca. Saya yakin kalian semua yang demo ini belum ada yang membaca secara utuh UU Omnibus Law Ciptaker. Untuk itu mari sama-sama kita tunggu draf aslinya. Saya juga sudah menginstruksikan staf saya untuk mencari itu," terangnya.

Tidak lupa, Edy Rahmayadi juga mengingatkan agar para pendemo tetap menjalankan protokol kesehatan saat menyampaikan aspirasinya. "Saya bukan tak inginkan kalian demo. Tapi saya ingatkan bahwa saat ini sudah lebih dari 11.000 orang yang sudah terkonfirmasi positif (Covid-19). Saya sayang sama kalian, jadi tolonglah minimal pakai masker, jangan ada yang tidak pakai masker, satu terpapar semua orang di sini akan kena," ujarnya.


Di saat seperti ini, banyak informasi bohong yang tersebar di media sosial, Gubernur Edy pun mengingatkan agar tidak mudah percaya informasi yang buruk dan cenderung fitnah. "Kalau ada hal-hal yang tidak baik jangan langsung percaya. Kapan pun kalian ingin bertemu akan saya temui, tabayyun dulu. Pastikan segala sesuatunya, jangan coreng agama kita, jangan mau disusupi oleh kepentingan kepentingan orang lain," tegasnya.

Terakhir, usai memimpin doa bersama, Gubernur Edy pun menyampaikan kepada para pendemo untuk kembali dengan teratur dan membawa sampahnya masing-masing. "Jangan ada sampah yang tertinggal, tunjukan bahwa Islam adalah bersih, karena kita diajarkan oleh guru-guru kita untuk hidup bersih," ajaknya.

Sebelumnya, Koordinator Anak NKRI Sumut Tumpal Panggabean menyampaikan tuntutan aksi yakni menolak UU Omnibus Law Ciptaker dan meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi membuat pernyataan sikap menolak UU Omnibus Law Ciptaker tersebut.

Unjuk rasa yang dikawal aparat kepolisian tersebut berlangsung tertib dan damai. Setelah menyampaikan orasi dan mendengarkan pernyataan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, para pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib.
Editor: Herda

T#g:Edy RahmayadifpiFUIHTI
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Jan 2021 02:15

    Pemblokiran Rekening FPI Sudah Sesuai Aturan

    Ketika FPI dibubarkan, maka rekeningnya juga dibekukan oleh PPATK. Para pengurus Ormas tidak bisa protes, karena pemblokiran ini sudah sesuai dengan aturan. Karena jika tak dibekukan, takutnya akan di

  • Senin, 11 Jan 2021 05:11

    Gubernur Hadiri Tausiyah Ustaz Das'ad Latif

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mendengarkan ceramah Ustaz Das'ad Latif di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Minggu (10/1) sore. Tausiyah di Awal Tah

  • Jumat, 08 Jan 2021 10:08

    Gubsu Edy Rahmayadi Minta Bupati/Walikota Langsung Turun Tangan, Persiapkan Vaksinasi Covid-19

    Seluruh bupati/walikota diminta melakukan pemeriksaan secara langsung kesiapan vaksin dan berbagai keperluan lainnya, menjelang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut). Rencananya vak

  • Kamis, 07 Jan 2021 12:07

    Ketua GNPF Ulama Kota Binjai: Umat Islam bukan tidak mau demo atau unjukrasa. Umat Islam mengalah

    Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, menyesalkan dilarang/dibubarkannya Organisasi Islam FPI (Front Pembela Islam) oleh Pemerintah.Pun begitu, Sanni Abdu

  • Rabu, 06 Jan 2021 18:25

    Buntut Unras Aliansi Ummat Bersatu Cinta NKRI, Kapolres Labuhanbatu Undang Perwakilan Ormas Islam

    Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, S.I.K.,M.H mengundang perwakilan pimpinan ormas Islam Labuhanbatu untuk melakukan dialog pasca terjadinya unjuk rasa sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan

  • Selasa, 05 Jan 2021 17:05

    Sejumlah Ormas Islam Di Sumut Dukung Pembubaran dan Larangan Penggunaan Atribut FPI

    Mendukung kebijakan pemerintah yang telah membubarkan Ormas Front Pembela Islam (FPI), sejumlah Ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Masyakarat Islam Rahmatan Lil'alamin (AMIR) Sumut menggela

  • Selasa, 05 Jan 2021 16:35

    Vaksin Covid-19 di Sumut mulai 14 Januari, Edy Rahmayadi yang pertama disuntik

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menerima 40.000 vaksin Covid-19 dari Pemerintah Pusat, di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (5/1). Vaksinasi di Sumut a

  • Selasa, 05 Jan 2021 16:15

    Ketua GNPF Ulama Kota Binjai: Pelarangan FPI adalah kebodohan dari rezim Pemerintahan ini

    Front Pembela Islam (FPI) resmi menjadi organisasi terlarang melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani tiga menteri dan tiga kepala Lembaga Negara lainnya pada Rabu (30/12/2020) lalu.P

  • Selasa, 05 Jan 2021 07:35

    Korlap Aksi Unras Aliansi Ummat Bersatu Cinta NKRI Di DPRD Labuhanbatu Diamankan Polisi

    Koordinator lapangan (Korlap) yang mengelar aksi unjuk rasa didepan kantor DPRD kabupaten Labuhanbatu yang mengatas namakan Aliansi Ummat Bersatu Cinta NKRI diamankan pihak kepolisian Polres Labuhanba

  • Jumat, 01 Jan 2021 21:51

    Masyarakat Sumsel Apresiasi Pembubaran FPI Lewat Karangan Bunga

    Masyarakat Sumatera Selatan khususnya warga kota Palembang mengapresiasi keputusan pemerintah yang disampaikan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengenai penghe

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak