Sabtu, 24 Jan 2026

AKBP Purn Safwan Khayat Nilai DPP Golkar Salah Langkah Menjegal Karir Politik Ijeck di Sumut

Medan (utamanews.com)
Oleh: New Jumat, 02 Jan 2026 12:28
 Istimewa

Pencopotan Musa Rajekshah alias Ijeck dari jabatan Ketua DPD Partai Golkar Sumut mendapatkan reaksi dari berbagai elemen masyarakat. Tindakan yang dilakukan DPP Golkar ini dianggap menciderai simpatik masyarakat.

Pasalnya, Ijeck dicopot pada saat penjadwalan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar akan diselenggarakan.

Untuk menyukseskan Musda Golkar Sumut, DPP menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai Plt Ketua DPD Sumatera Utara.

Kekeliruan DPP mencopot Ijeck dari jabatan Ketua DPD Golkar Sumut direspon oleh Purnawirawan Polisi Safwan Khayat.
Menurutnya, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia telah salah langkah dalam mengambil keputusan mencopot Ijeck dari jabatan. Baginya, pencopotan ini merugikan Partai Golkar, sebab Ijeck telah digagalkan untuk maju kembali di Musda. 

"Kalau kita lihat Golkar ini salah langkah dalam mencopot Ijeck dari jabatan DPD Sumut," kata dia.

Mantan polisi berpangkat AKBP ini juga mengatakan, bahwa masyarakat Sumut sebenarnya simpatik dengan Ijeck, bukan Partai Golkar. 

Karena hal itu, Partao Golkar dicintai oleh masyarakat Sumatera Utara, dengan bukti meraih suara terbanyak di Pemilihan Umum (Pemilu) lalu. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Kemajemukan masyarakat terhadap partai politik-lah tercipta dikarenakan kerap mengobral janji. Safwan mengatakan, Ijeck secara tulus bekerja untuk membesarkan Partai Golkar. 

Apalagi, hal ini didukung dengan Ijeck suka membantu masyarakat. Karena hal tersebut, masyarakat tidak bisa melupakan Partai Golkar dan Ijeck. 

“Karena telah membesarkan Golkar Sumut. Orang simpati kepada Golkar karena adanya Ijeck. Ijeck betul-betul berbuat kepada masyarakat. Banyak masyarakat telah dibantu oleh Ijeck. Tidak hanya dalam keadaan bencana saja,” kata dia.

iklan peninggi badan
Kemudian, Safwan juga membuktikan keberhasilan Ijeck dalam mengelola lembaga atau organisasi kepemudaan. Tidak hanya itu, Ijeck juga telah melakukan pembinaan terbaik dalam bidang olahraga yang dipimpinnya. 

“Ijeck adalah seorang tokoh dan pemimpin luar biasa yang mengayomi seluruh anggotanya,” ungkapnya. 

Dirinya yakin, kedepannya Partai Golkar akan mengalami penurunan suara yang drastis gegara langkah untuk berpolitik dijegal oleh kepentingan politik seorang penguasa. 

Semua ini terjadi, dikarenakan kepopuleran Ijeck di Sumatera Utara dianggap ancaman bagi lawan politiknya. Lanjut Safwan, seharusnya Partai Golkar mencopot Bahlil Lahadalia, karena kepemimpinannya telah menimbulkan sejumlah kontroversi.

“Saya yakin dan percaya dengan pencopotan ini suara Golkar di Sumut akan tumbang. Kalau cocok yang dicopot itu adalah ketuanya Bahlil Lahadalia,” jelasnya.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️