Sabtu, 02 Mei 2026

Wali Kota Siantar dr Susanti Sampaikan Pentingnya Sinergi untuk Ciptakan Stabilitas Menghadapi Pilkada Serentak 2024

Pematang Siantar (utamanews.com)
Oleh: LEP27 Rabu, 14 Agu 2024 16:24
Peserta Silaturrahmi dan sosialisasi kerukunan umat beragama menjelang Pilkada 2024
 Istimewa

Peserta Silaturrahmi dan sosialisasi kerukunan umat beragama menjelang Pilkada 2024

Wali Kota Pematangsiantar, dr Susanti Dewayani SpA diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra. Happy Oikumenis Daily bersama Forkopimda menghadiri Silaturrahmi dan sosialisasi kerukunan umat beragama menjelang pilkada 2024, merajut kerukunan membangun persaudaraan, yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pematangsiantar, Rabu pagi (14/08/2024) di Ruang Data Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Dalam Silaturrahmi kerukunan umat beragama menjelang pilkada 2024, yang berlangsung penuh dengan suasana kekeluargaan ini juga digelar Sosialisasi yang mengangkat “Merajut Kerukunan Membangun Persaudaraan Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah Untuk Menghadapi Pilkada Serentak Tahun 2024.
Dalam sambutan tertulis, Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra.Happy Oikumenis Daily, mengatakan, Kerukunan beragama memiliki peranan krusial dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di tengah masyarakat Kota Pematangsiantar yang beragam. Keadaan hubungan antarumat beragama yang didasari toleransi, saling pengertian, dan saling menghormati menjadi pondasi penting untuk menciptakan suasana yang kondusif. Faktor kunci dalam mencapai kerukunan tersebut adalah sikap dan perilaku umat beragama, serta kebijakan pemerintah yang mendukung kerukunan.

Lanjut, Dra.Happy Oikumenis Daily menyampaikan, Semua agama sejatinya mengajarkan nilai-nilai kerukunan, yang membuatnya menjadi faktor integratif dalam kehidupan bermasyarakat. Penting untuk dipahami bahwa kerukunan antar umat beragama bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

Demokrasi dan kerukunan antar umat beragama adalah dua sisi mata uang. Meskipun berbeda, keduanya tidak bisa dipisahkan karena memiliki nilai yang sama dan sebanding, serta saling melengkapi. Demokrasi yang aman dan damai memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat, ungkap Staf ahli Bidang Pemerintahan.
Dalam kesempatan itu, Staf Ahli, Dra.Happy Oikumenis Daily, juga menyampaikan, bahwa Pada tanggal 27 November 2024 mendatang, akan ada pilkada serentak baik di Provinsi Sumatera Utara maupun di Kota Pematangsiantar, yang akan menyelenggarakan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Wali Kota dan Wakil Walikota secara serentak. Oleh karena itu ini menjadi bagian dari tugas kita untuk mengawal dan mengamankan agar pesta demokrasi bisa berjalan dengan sukses dan lancar. Untuk itu kesuksesan pemilu serentak harus diteruskan dalam pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 november 2024 nantinya.

Kerukunan umat beragama menjadi faktor esensial untuk menciptakan kondusivitas, keharmonisan dan lingkungan politik yang sehat dan damai., terang Dra.Happy Oikumenis Daily, menyampaikan sambutan tertulis Ibu Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA seraya mengatakan, Para tokoh agama memiliki peran kunci dalam meredam potensi perpecahan dan memastikan bahwa kampanye dilakukan secara positif. Dalam hal ini, partisipasi masyarakat dan peserta pilkada untuk menjauhi kampanye jahat, hitam, dan provokatif juga sangat diperlukan.

Silaturrahmi dan sosialisasi kerukunan umat beragama menjelang pilkada 2024 menyongsong merajut kerukunan membangun persaudaraan menjadi langkah konkret dalam membangun pemahaman yang lebih baik antar umat beragama. Kedamaian pilkada tidak hanya dapat dideklarasikan, tetapi juga harus dibuat nyata. Untuk mencapai hal ini, perlu adanya pendekatan edukatif dalam kampanye politik. Dengan menjauhi intimidasi dan korupsi, pilkada dapat menjadi ajang untuk adu gagasan dan program, bukan konflik dan perpecahan., ucap Dra.Happy Oikumenis Daily.
produk kecantikan untuk pria wanita

Melalui acara ini, lanjut Dra.Happy Oikumenis, mengatakan, Pemerintah Kota Pematangsiantar, tokoh agama dan masyarakat dapat saling berkomunikasi, memahami perbedaan, dan mencari solusi bersama. Sosialisasi pemahaman keagamaan yang moderat juga menjadi bagian integral dari upaya penguatan kerukunan dan toleransi.
Selain itu, Dra.Happy Oikumenis menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Pematangsiantar mengajak FKUB Kota Pematangsiantar dan seluruh elemen masyarakat, untuk bekerja sama, berkolaborasi dan bersinergi dalam upaya mengedukasi seluruh masyarakat akan pentingnya kerukunan beragama, melawan kampanye negatif, menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dialog dan pembangunan kesadaran beragama, serta memediasi setiap distorsi dan keteganan yang terjadi.

Dengan demikian, kita dapat memberikan keyakinan bahwa Kota Pematangsiantar mampu menyongsong pilkada 2024 dengan kedamaian dan integritas yang tinggi, serta memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan Kota Pematangsiantar. Langkah ini tentunya akan semakin mempercepat terwujudnya kota pematangsiantar Sehat, Sejahtera dan Berkualitas, Pematangsiantaryang bangkit dan maju., dengan harapan Kegiatan ini dapat berjalan lancar, dan menghasilkan manfaat positif, sehingga sasaran kita bersama untuk mewujudkan pilkada yang damai dan demokratis dapat tercapai.
Dalam kesempatan itu Waka Polres Pematangsiantar Kompol Ahmad Wahyudi bersama Kasdim 0207/Simalungun Mayor Margana senada menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, forum keagamaan dalam menciptakan keamanan dan stabilitas di wilayah Kota Pematangsiantar, ungkapnyan serta menekankan betapa vitalnya menjaga kerukunan antar umat beragama dan persatuan kebangsaan, terutama dalam menghadapi tantangan Pilkada serentak yang akan datang.

iklan peninggi badan
"Pilkada serentak tahun 2024 merupakan momen krusial bagi bangsa kita. Kita perlu bersama-sama memastikan bahwa proses pemilu berjalan dengan lancar dan damai, tanpa adanya konflik yang mengganggu stabilitas Daerah Kota Pematangsiantar yang saya ketahui Kota Pematangsiantar ini adalah Kota yang indah sejuk dan harmonis dan menjunjung tinggi toleransi,“Semoga kebersamaan dan kolaborasi ini dapat berlanjut dalam upaya mewujudkan Kota Pematangsiantar yang aman, damai, dan harmonis,” imbuhnya.
Sedangkan Ketua FKUB Kota Pematangsiantar Drs H M Ali Lubis mengatakan, Kerukunan umat beragama merupakan pondasi bagi keberlangsungan hidup masyarakat berbangsa dan bernegara di Indonesia. Pemeliharaan kerukunan umat beragama menjadi tanggung jawab bersama umat beragama, pemerintah daerah dan masyarakat. Serta mengajak seluruh pihak, khususnya para pemangku kepentingan, untuk bersama-sama mengelola keberagaman ini dengan baik karena akan menjadi sebuah kekuatan.

Untuk itu, Drs H M Ali Lubis meminta, "Mari kita manfaatkan momen ini untuk meningkatkan komitmen menjaga kerukunan umat beragama sebagai modal dasar untuk mewujudkan Kota Pematangsiantar yang damai dan sejahtera, kemudian saya sedikit memberikan informasi bahwa Kota Pematangsiantar merupakan Kota yang paling toleran, meski sebelumnya kota kita ini dalam administrasi pernah merosot, namun Kota Pematangsiantar menjadi kunjungan dari daerah lain untuk belajar dalam mewujudkan kota paling toleran se-Indonesia" tutupnya 

Hadir dalam acara tersebut, Kakan kemenag diwaliki Hendriyanto, para pemuka agama dari berbagai agama yang ada di Kota Pematangsiantar, para tokoh masyarakat, dan perwakilan beberapa ormas.
Editor: Yudi Setyawan
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️