Tim Pemenangan Tondi-Syarifuddin Klarifikasi Proposal Bantuan
Palas (utamanews.com)
Oleh: Sofyan Siregar
Sabtu, 12 Mei 2018 13:52
Sofyan
Penasehat Tim pemenangan Paslon nomor 1, Imran Joni Hasibuan, SH,didampingi Sekretaris Bonardon Nasution, Jumat, (11/5/2018).
Tim pemenangan nomor urut 1, Tondi-Syarifuddin beri klarisifikasi terkait adanya rumor yang berkembang di media sosial, tentang proposal untuk meminta bantuan dana ke perusahaan yang ada di Palas.
Penasehat tim pemenangan Imran Joni Hasibuan, SH, didampingi Sekretaris Bonardon Nasution di Posko pemenangan Tondi-Syarifuddin, Sabtu (12/5/2018), mengatakan, sl"Sejak Pilkada pertama tahun 2008 hingga pencalonan yang ketiga tahun 2018 ini, kami murni menggunakan dana pribadi."
Katanya, Tim tidak pernah memohon atau meminta bantuan kepada orang lain, terlebih ke perusahaan-perusahaan yang ada di Palas. Ini bukti keseriusan dan kesungguhan paslon nomor 1, Tondi-Syarifuddin menatap situasi dan kondisi Padang Lawas.
"Jika memang ada proposal bantuan dana dan permasalahan ini sudah terjadi negosiasi, antara oknum yang mengatas namakan tim dengan pihak ketiga, itu tidak sepengetahuan dan di luar tanggung jawab tim pemenangan nomor urut 1," tegasnya.
"Apabila dikemudian hari, hal ini menimbulkan kerugian kepada tim pemenangan terlebih pada pasangan calon nomor 1, maka kami tidak akan segan-segan untuk membawa permasalahan ini ke jalur hukum," pungkasnya.
Sementara, Ketua Tim Pemenangan H. Drs. Effendi Harahap, menghimbau kepada seluruh masyarakat, baik itu perseorangan maupun perusahaan agar tidak melayani, yang mengaku-aku atau mengatasnamakan tim pemenangan pasangan calon nomor urut 1 untuk meminta bantuan dana. "Kami tegaskan itu merupakan unsur penipuan," ujarnya.
Katanya, tim pemenangan tidak pernah mengeluarkan proposal bantuan dana kepada siapapun. "Jika ada proposal semacam itu, kami dari tim Paslon nomor urut 1 menegaskan bahwa hal tersebut adalah penipuan yang dilakukan oknum," pungkasnya.