Untuk memberikan semangat dan motivasi para PPS dan PPK dalam melaksanakan penyelenggaraan Pemilu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumut mengunjungi Desa dan dusun terpencil di Desa Pollung Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara pada Sabtu (15/8/2020).
Kedatangan Ketua KPU Sumut Herdensi, S.Sos,. MSP ke Desa Pollung dalam memberikan semangat kepada PPK PPS Se- Kecamatan Aek Natas itu didamping oleh Ketua KPU Kabupaten Labura, Heriamsyah Simanjuntak, SH.I dan Tim KPU Kabupaten.
Tampak Syaiful Munthe selaku Kepala Desa Pollung menyambut rombongan ketua KPU Sumut dan Ketua KPU Kabupaten Labura itu dengan urai senyum senang dan bangga. Dalam sambutannya Syaiful berterimakasih kepada Ketua KPU Sumut yang telah sudi melangkahkan kaki ke desanya. "Terima kasih kepada bapak ketua KPU Sumut atas kunjungannya datang ke desa kami ini. sebelumnya jangankan ketua KPU Sumut, Ketua KPU Kabupaten juga belum pernah datang kemari. Bupati pun belum pernah datang kemari", ucapnya.
"Saya berharap dengan kedatangan bapak Ketua KPU Provinsi Sumut dan bapak Ketua KPU Kab. Labura kemari dapat menjadi penyemangat bagi kami dan dengan dasar itu PPS yang menjalankan tugasnya dapat bekerja secara maksimal. Nah, Kepada Sdra- sdra PPS bekerjalah secara maksimal sesuai peraturan yang ditetapkan oleh KPU", imbuhnya
Herdensi, S.Sos., MSP. Ketua KPU Sumut dalam arahan bimbingannya mengutarakan bahwa menjadi penyelenggara Pemilu adalah pilihan diri kita sendiri dan tidak karena dorongan atau sebab orang lain. "Bersyukurlah teman-teman menjadi penyelenggara Pemilukada. Meskipun honor penyelenggara Pemilu tidak seberapa akan tetapi menjadi penyelenggara pemilu adalah merupakan karir, sebab banyak orang yang berhasil dan sukses bermula menjadi Penyelenggara Pemilu. Misalnya di KPU RI. Banyak di KPU RI tersebut yang awalnya dari KPU Provinsi. Maka syukurilah apa yang dialami sekarang, teman-teman hari ini menjadi penyelenggara Pemilu. Maka berkerjalah sebaik mungkin dan janganlah mau diiming-imingi dengan pemberian sesuatu dari pihak calon. Sebab jika teman-teman seperti itu teman-teman akan dipecat secara tidak hormat dan karir teman-teman akan tidak bisa lagi menjadi penyelenggara pemilu", ujarnya.
"Kejadian tiga orang PPS yang sudah di- PAW itu merupakan pembelajaran bagi kita semua agar menjalankan amanah KPU dengan baik. Kepada Bapak Kepala Desa kami ucapkan banyak terimakasih atas sambutannya kepada kami yang datang ini. Selain itu juga kami mengucapkan terimakasih karena sudah memfasilitasi PPS dalam permohonan permintaan data dan hal lainnya", tambahnya.
Sementara itu Heriamsyah Simanjuntak, SH.I kepada awak media mengatakan. Kedatangan KPU ke desa untuk memotivasi teman-teman penyelenggaraan pemilu. "Yang mana pada hari ini kita merasa bangga atas hadirnya bersama-sama kita ketua KPU Provinsi Sumut untuk memberikan arahan dan penguatan terhadap etik terhadap teman-teman di tingkat desa", ungkapnya.
"Selama ini tidak ada kendala di tingkat PPK dan PPS. Kita harus bisa memastikan teman-teman di tingkat desa maupun nanti yang direkrut PPS, KPPS setidaknya orang- orang yang mempunyai integritas dan kwalitas dalam hal penyelenggaraan sehingga kita identifikasi kemungkinan-kemungkinan persolan itu semangkin minim. Demi kesuksesan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 di Labura ini", ujarnya.
Heriamsyah merasa senang dan bangga bisa bersama-sama teman-teman PPS maupun PPK hadir langsung ke domisili mereka masing-masing dan melihat masyarakat dan animo masyarakat. "Dan meyakinkan kepada publik atas amanah rakyat juga lah kami bisa menjalankan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakilnya", tegasnya.
Sebelumnya Ketua KPU Sumut ini telah menyambangi kecamatan Kualuh Hulu, Kualuh Selatan dan Kecamatan Marbau. Usai kata-kata sambutan, Herdensi mempersilakan untuk bertanya seputaran kendala dan masalah yang ditemukan oleh PPS PPDP di Lapangan.