Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) akan menggelar debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, yang digelar di Pia Hotel Pandan, pada pukul 19.00 WIB, malam ini, Jumat (8/11/2024).
Kepala Divisi (Kadiv) sosialisasi, pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat dan sumber daya manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Tapteng, Fahri Zulamin Rambe mengatakan, pesertanya terbatas dan hanya bisa dihadiri 230 orang saja.
“Karena tempat terbatas, masing-masing pasangan calon hanya diperkenankan untuk menghadirkan 60 orang saja. Peserta lainnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya,” kata Fahri Zulamin Rambe.
Fahri mengatakan, debat kandidat pasangan calon bupati mengusung tema meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapteng melalui pembangunan sosial, budaya, kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan dan infrastruktur.
Sedangkan subtema di antaranya, strategi pembangunan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, akses layanan publik, pelibatan perempuan dalam pengembangan UMKM dan koperasi.
Kemudian, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan sebagai pilar kesejahteraan, inovasi dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan.
Pada subtema memajukan daerah, poin penting di antaranya, pembangunan infrastruktur jalan dan transportasi publik sebagai pondasi kemajuan daerah mengurangi ketimpangan sosial.
Kemudian, optimalisasi potensi lokal melalui promosi destinasi pariwisata unggulan, wisata bahari dan religi untuk kemajuan ekonomi.
Ada juga poin tentang pengembangan SDM dengan meningkatkan akses pendidikan dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk memajukan Tapteng.
Selanjutnya, mendorong investasi dengan memanfaatkan potensi lokal kelautan perikanan dan potensi Pantai Barat Sumatera untuk kemajuan daerah, dan kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan berwawasan lingkungan.
Pada subtema menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah terhadap kebijakan pemerintah provinsi dan nasional, poin yang dibahas meliputi, harmonisasi dan sinkronisasi program pembangunan daerah dengan rencana pembangunan provinsi dan nasional.
Kemudian, kolaborasi multi level pemerintahan untuk pembangunan bekelanjutan melalui optimalisasi kerja sama daerah dengan provinsi dan nasional untuk percepatan pembangunan.
Mengintegrasikan dan menyelaraskan prioritas pembangunan Tapteng dengan agenda nasional untuk mendukung visi pembangunan provinsi dan pusat.
Mewujudkan sinergi antar tingkat pemerintahan dalam pelaksanaan pembangunan, baik lembaga vertikal dan stakeholder lainnya.