Langkah Tanggap Darurat Banjir Bandang Desa Klungkung Tahap Akhir Perkembangan kegiatan Karya Bakti TNI sebagi bagian dari langkah tanggap darurat penanggulangan bencana alam banjir bandang Desa Klungkung Kec Sukorambi Kab Jember yang memutus jalan Desa dan menjadikan beberapa titik longsor, hari ini, Rabu (11/02/2020), diakhiri.
Kepala Staf Kodim 0824 (Kasdim 0824) hadiri Karya Bakti TNI mengakhiri pengerjaan fisik pemasangan bronjong dan pembuatan jalan tembus tersebut melibatkan Personel Kodim 0824/Jember sebanyak 87 orang, Personel Jajaran Brigif Raider 9/K sebanyak 30 orang, personel Yon Armed 8/105 Tarik sebanyak 30 orang, Polres Jember 40 orang, BPBD Jember 10 orang, Dinas Pekerjaan Umum Kab Jember dan Prov Jawa Timur 70 orang, Karyawan Kebun dan masyarakat 75 orang.
Menurut Komandan Pelaksana Karya Bakti TNI Kapten Inf Sondah Krisyamto yang juga sebagai Komandan Koramil 0824/14 Panti didampingi Pelda Abd Rachmad Komandan PosKoramil 0824/30 Sukorambi, bahwa progres akhir pekerjaan tersebut diantaranya mampu menyelesaikan pemasangan bronjong 100 meter dengan tinggi 7 meter 100% dan penyelesaian pembuatan jalan tembus sepanjang 250 meter lebar 7 meter, sehingga masyarakat sudah dapat beraktifiktas dan tidak terisolasi lagi.
Kemudian untuk langkah finishing akan dilanjutkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga baik dari Tim Kabupaten Jember maupun dari Tim Provinsi Jawa Timur, dengan menguruk bagian atas bronjong=bronjong tersebut, sehingga diharapkan tidak longsor lagi, meskipun hujan lebat warga sudah tida trauma lagi.
Sementara itu Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin saat kami wawancarai tekait langkah tanggap darurat pasca banjir bandang Desa Klungkung tersebut mencampaikan, apresiasinya kepada seluruh pasukan yang terlibat Karya Bakti TNI dan semua pihak yang mendukung upaya tanggap darurat tersebut.
"Hari ini memang kita akhiri dan tinggal finishingnya yang akan diselesaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga yaitu menguruk sela-sela antara bronjong dan badan jalan serta pamadatan tanahnya, sehingga jalan dapat berfungsi kembali, dan kita sudah buatkan jalan alternatif sehingga kalau terjadi longsor nantinya masyarakat dusun Gendir idak terisolasi lagi, kini masyarakat sudah dapat beraktifitas normal kembali", ungkap Komandan Kodim 0824/Jember.