Tinju merupakan salah satu olah raga favorit di Sumatera Utara (Sumut).
Hal tersebut dikemukakan Gubsu saat membuka Kejurnas Tinju Amatir Junior-Youth-Elite Tahun 2022 di Gedung Olahraga Dispora Sumut, Jalan Pancing Medan, Senin (8/8/2022).
Namun Gubsu menyebut, medali yang didapat Sumut di PON Papua tahun 2021 masih minim. Ia berharap di PON 2024 mendatang Sumut harus meraih banyak medali.
"Kita rebut medali dari olahraga sebanyak banyaknya di PON 2024 mendatang, makanya saya iyakan kita lakukan kegiatan Kejurnas di Sumatera Utara, tepatnya di Medan. Nanti berikutnya baru di Parapat. Provinsi lain tak usah, di sini aja diputar biar banyak lahir petinju petinju kita, di kampung sana itu banyak petinju-petinju kita", sebut Edy Rsmayadi bernada santai tapi serius.
Edy berharap agar tinju di Sumut bangkit hingga bisa di tingkat nasional dan internasional.
Gubsu juga berharap agar para peserta Kejurnas saat bertanding menunjukkan sifat sportifitas.
"Untuk itu mari kita tunjukkan tuan rumah Sumut yang sportif yang benar. Manalu (ketua Pengprov Sumut-red) boleh kau juara umum, tapi jangan kau main-main, ini olahraga tak ada di belakang main lobi-lobi. Tak ada songonon-songonon. Pastikan di sini memang benar murni. Bila perlu lawannya itu yang mengalungkan medali, dengan menyebut 'kau memang menang, kau yang hebat.' Jangan ada yang merasa sakit hati dan inilah olahraga", sebut Edy.
Sebelumnya Ketua Panitia Kejurnas Tinju Amatir Yunior-Youth-Elite Tahun 2024, Sabam Parulian Manalu,SE, MAP, PHD melaporkan, dalam Kejurnas ini dipastikan akan berlangsung secara sportif.
Dikatakan, Kejurnas yang berlangsung hingga 11 Agustus 2022 ini, dari 52 kelas yang dipertandingkan, diiikuti 350 orang atlit dari 30 Pengprov seluruh Indonesia.
"Kenapa kami katakan dari seluruh Indonesia karena Aceh dan Papua ikut serta dalam kejuaraan nasional ini. Papua ujung sebelah Timur mereka hadir di dalam kejuaraan nasional ini Dan lebih luar biasanya lagi, Papua itu mengirimkan 40 orang atlit", sebut Sabam Parulian Manalu.
Sabam yang juga Ketua Pengprov Pertina Sumut itu menambahkan, dari pelaksanaan Kejurnas yang sudah berlangsung tiga hari, pelaksanaannya berjalan dengan baik dan tidak ada insiden apapun, semuanya berjalan lancar.
Sabam pun berterimakasih kepada semua instansi terkait, khususnya kepada Gubsu karena dukungan Gubsu Edy Rahmayadi kegiatan Kejurnas ini bisa terlaksana dengan baik.
"Perlu kami sampaikan, baru Gubernur bapak Letnan Jenderal (P) Edy Rahmayadi-lah yang memberikan anggaran yang cukup untuk pelaksanaan Kejurnas ini. Untuk itu kami sangat bangga bapak Gubernur benar-benar memberikan perhatian kepada insan tinju untuk meningkatkan prestasi-prestasi tinju di daerah ini", kata Sabam.
Dilaporkan juga, sampai hari ke-4, dari 42 atlit tinju Sumut yang berlaga, sudah tujuh atlit yang masuk ke babak final dan 7 masuk ke babak semifinal.
"Pengprov Pertina Sumut menargetkan sebagai juara umum dalam kejuaraan nasional ini dan kawan-kawan di seluruh Indonesia juga sepertinya mereka sudah bilang enggak apa-apa lah", kata Sabam Manalu seraya menyebut Kejurnas Tinju Tahun 2022 ini merupakan Kejurnas terbesar sepanjang hari di Indonesia, karena dihadiri 30 provinsi dari 34 provinsi seluruh Indonesia.
Pembukaan Kejurnas Tinju Amatir Junior-Youth-Elite Tahub 2022 ini dihadiri Ketua Umim Pengurus Pusat Pertina, Mayjen (P) Komaruddin Simanjuntak beserta Pengurus Pusat lainnya, Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis, Ketua Pengprov Pertina se Indonesia ,Ketua Pengcab/Pengkot se Sumut dan undangan lainnya.