Daftar pasien DBD di rumah sakit umum daerah Pangururan
Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir telah melayangkan surat kepada Dinas Kesehatan Provinsi untuk meningkatkan Status Penyakit DBD sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Demikian dikatakan Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir Oberlin Simbolon, S.E., saat menjelaskan upaya pemerintah setempat untuk merespon adanya 1 orang korban jiwa dan pasien yang terus bertambah di RSUD Pangururan sebanyak 22 orang karena Penyakit Demam Berdarah (DBD), saat ini.
"Satu orang meninggal dunia, Robin Paul Simbolon, dimana pada 8 September 2019, ia mengalami muntah-muntah dan demam, hasil pemeriksaan laboratorium RSUD Pangururan, ia dinyatakan positif DBD, selanjutnya dirujuk ke RS Adam malik Medan, namun pasien meninggal dunia pada 11 September 2019", tutur Oberlin Simbolon, saat diwawancarai utamanews.com, di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir Jl. Hadrianus Sinaga Kecamatan Pangururan, Kamis (19/9/2019).
Oberlin juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan fogging ke rumah-rumah masyarakat di Kecamatan Pangururan, Kecamatan Nainggolan dan nantinya terus bertahap keseluruhan kecamatan di Kabupaten Samosir.
Namun menurutnya, ada tantangan tersendiri dari pihak masyarakat. "Adapun tantangan Dinas Kesehatan dalam mengupayakan dalam melakukan Fogging dan pembagian Abate yaitu tidak seluruhnya masyarakat menerima dilakukannya Fogging, sehingga dalam menangkal pencegahan Penyebaran Nyamuk Malaria sangat sulit dilakukan di lapangan oleh petugas Dinas Kesehatan", pungkasnya.