Minggu, 03 Mei 2026

Warga Tanjung Beringin Resah Puluhan Bangkai Babi Mengapung Di Aliran Sungai Bedagai

Sergai (utamanews.com)
Oleh: Erick Togatorop Jumat, 08 Nov 2019 09:58
Warga Tanjung Beringin Resah Puluhan Bangkai Babi Mengapung Di Aliran Sungai Bedagai
Warga Tanjung Beringin geger atas puluhan bangkai babi yang mengapung di aliran Sungai Bedagai, Kamis (07/11/19) pukul 11.00 wib dan Warga segera  melaporkan hal tersebut ke pemerintahan desa dan meneruskan ke kecamatan.

Informasi yang dihimpun awak media utamanews.com, bangkai babi yang ditemukan tersebut hanyut di Sungai Bedagai, sehingga membuat masyarakat khususnya Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mulai khawatir dan resah.
"Puluhan bangkai babi yang hanyut terlihat dari Sungai Rampah hingga sampai ke muara di Kecamatan Tanjung Beringin yang melintasi dua Desa, yaitu Desa Nagur dan Desa Bagian Kuala. Belum tahu pasti, puluhan bangkai babi yang hanyut di Sungai Bedagai ini, entah berasal dari mana," ujar warga Desa Nagur kepada wartawan kamis (08/11)


Menyikapi ini, warga Desa Nagur membuat himbauan dengan secarik kertas yang di tempelkan di dinding rumah-rumah warga agar tidak menggunakan air sungai.

Dugaan sementara, bangkai babi itu dihanyutkan ke sungai yang dilakukan orang tidak bertangung jawab. Pasalnya, di sekitar Kecamatan Tanjung Beringin, tidak ada warga peternak babi.

Untuk itu, mereka meminta Pemerintah Desa Nagur juga mengeluarkan surat himbauan kepada masyarakat Dusun I dan Dusun VI Desa Nagur, agar untuk sementara masyarakat tidak menggunakan air sungai, sebagai kebutuhan mandi ataupun keperluan lainnya.

produk kecantikan untuk pria wanita
"Karena dikhawatirkan air Sungai Bedagai bisa terindikasi Virus Hog Cholera atas penyakit yang ada pada bangkai tersebut" tandasnya.

Ketika awak media utamanews.com melakukan konfirmasi ke Camat Tanjung Beringin M. Fahmi S.STP.MAP terkait wilayahnya yang terdampak akan temuan puluhan bangkai babi tersebut. "Saya sudah sampaikan ke pemerintahan desa agar menyampaikan kepada warga untuk tidak menggunakan air sungai bedagai untuk saat ini, sampai laporan kita ke Pemkab Sergai ditanggapi", katanya

Salah seorang anggota DPRD Serdang Bedagai dari Fraksi Golkar Longway M Pakpahan juga turut angkat bicara. "Jika masyarakat peternak babi yang ada di aliran hulu sungai itu mengalami hal demikian, mohon jangan membuang bangkai binatang tersebut ke aliran sungai, di kubur saja supaya tidak mencemari lingkungan khususnya air sungai", imbuhnya.

Dinas Pertanian dan Peternakan kabupaten Serdang Bedagai belum ada tanggapan hingga berita ini dituliskan ke meja redaksi. 
Editor: Donini Ari Rajagukguk
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️