Kamis, 21 Mei 2026

Langgar Protokol Isolasi, Gustu Covid Tebing Tinggi 'Sesalkan' PT Waskita Karya

Tebing Tinggi (utamanews.com)
Oleh: Athar Selasa, 09 Jun 2020 19:29
Istimewa

Protokol isolasi mandiri yang dilakukan kepada 32 pekerja asal provinsi Lampung, dilanggar. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemko Tebing Tinggi menyesalkan pihak PT Waskita Karya Zona 1 dan 1A, sebagai pihak yang mengabaikan isolasi tersebut.

Kadis Kesehatan selaku Juru Bicara Gustu Covid-19 dr Nanang Fitra Aulia didampingi Kadisnaker Iboy Hutapea, Camat Bajenis Zulimansyah, Babinsa Sertu TNI Johar dan Lurah Bulian Zuladdin melakukan sidak terkait masuknya 32 tenaga kerja Waskita asal Provinsi Lampung ke wilayah ini, di Jalan AMD Bajenis Tebing Tinggi, Selasa (9/6/2020).

Ke 32 orang tenaga kerja tersebut diketahui telah melanggar protokol karantina mandiri dengan meninggalkan tempat mereka di karantina yaitu di rumah tempat mereka menginap.

Sebelumnya tim Gugus Tugas (Gustu) sempat mengunjungi tempat tinggal sekaligus tempat karantina para pekerja tersebut, namun tim tidak menemukan ke 32 pekerja yang menjalani isolasi mandiri. 
Hal ini menimbulkan kekesalan Tim Gustu dan langsung mendatangi kantor Waskita Zona 1 dan 1A. "Hari ini kami dari Gugus Tugas melakukan kunjungan di kantor PT Waskita Karya karena kita jumpai disini adanya tenaga kerja yang masuk ke kota Tebing Tinggi, dimana telah melanggar protokol kesehatan yang ada", kata dr Nanang.

Nanang Fitra mengatakan, "Kita sepenuhnya.mendukung program pembangunan skala nasional, namun dalam hal bencana non alam covid-19 kita memang harus mematuhi protokol-protokol kesehatan yang harus kita ikuti."

Setiap pekerja pendatang baru perusahaan itu harus melaporkan ke wilayahnya, kemudian dilaporkan ke Gugus Tugas untuk bisa kita lakukan penanganannya.

"Hari ini kita temui sebanyak 32 orang tenaga kerja yang melanggar protokol kesehatan. Jadi hari ini kesepakatan kita bersama, kita akan melakukan isolasi di tempat karantina yang telah kita sediakan selama 14 hari. Akan kita bawa hari ini semuanya", tegas dr Nanang.
produk kecantikan untuk pria wanita
Sementara pihak PT Waskita Karya Almer Billy Rakadika selaku Mandor mengaku telah melakukan pemeriksaan rapid test terhadap ke 32 tenaga kerjanya dan hasilnya non reaktif.

"Kita sudah dua kali melakukan pemeriksaan rapid test dan terakhir di Rumah Sakit Pamela Tebing Tinggi dan hasilnya semua non reaktif", ujar Almer.

Namun salah seorang pekerja asal Provinsi Lampung Darmanto mengaku tiba di mess pada hari Sabtu malam lalu dan belum bekerja masih pemeriksaan rapid test dan pendataan saja. Sebelumnya di Lampung juga telah dilakukan rapid test.

iklan peninggi badan
"Tadi pagi di tempat menginap kita ada didatangi petugas kesehatan dan menyarankan agar kami tetap di rumah saja. Tetapi kita dapat telpon dari mandor disuruh ke kantor. Namanya disuruh datang ya kita datang. Kita gak mungkin datang kalau tidak disuruh", ujarnya.

Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later