Pasca 3 hari bentrok antar organisasi kemasyarakatan (ormas) GRIB Jaya dan FKPPI yang terjadi di Dusun Pasar Asam, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Senin (14/7) dinihari, salah seorang korban pembacokan, Rudi Amanda Peranginangin (26) akhirnya menjalani operasi di RSUD DR Djoelham Binjai.
Saat ditemui diruangannya yang ada di RSUD DR Djoelham Binjai, Kamis (17/7) sore sekira pukul 17.30 Wib, korban (Amanda Peranginangin) mengaku tidak mempunyai permasalahan hingga akhirnya ia menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh Satgas GRIB Jaya.
"Malam itu kami baru pulang dari ngantar ayam. Sesampainya di TKP, kami langsung dipepet. Pas kami berhentikan, kami langsung diserang menggunakan parang panjang sambil berteriak bunuh bunuh," tutur korban.
Saat diserang, saat korban, ia bersama 4 orang rekannya didalam mobil. "Kami semua ada 5 orang, bahkan ada yang dibawah umur. Sedangkan yang menyerang kami sekitar 10 orang," ungkapnya.
Pada saat kejadian, Amanda Peranginangin juga mengaku yang mengemudikan mobil yang mereka bawa, yaitu jenis Toyota Innova.
"Saya supirnya. Saya pun tidak memakai baju ormas. Tapi tiba tiba diserang. Salah seorang yang menyerang kami saya kenal, berinisial T," tegas Amanda.
Sementara itu, ibu korban, Marisaukur br Sitepu, berharap kepada aparat penegak hukum agar segera menangkap para pelakunya.
"Anak saya tidak tahu apa apa, tapi tiba tiba di bacok. Saya minta kepada polisi untuk menangkap para pelakunya. Kami minta keadilan. Sampai sekarang kami belum mendengar kalau pelaku pembacokan anak saya belum ada yang ditangkap," ucap wanita paruh baya ini seraya meneteskan airmata.
Pantauan awak media, beberapa luka bacokan menghiasi tubuh korban. Setidaknya ada 4 luka robek di punggung, kedua lutut kaki juga luka. Bahkan tangannya juga diperban.
Sementara itu, pergelangan kaki korban sebelah kanan akhirnya dioperasi karena mengalami luka yang cukup parah.
"Awalnya saya di bawa ke Rumah Sakit Delia. Setelah itu langsung dirujuk kesini," kata korban sambil terbata bata saat menjelaskan kejadian yang menimpanya.
"Barusan aja selesai operasi. Dipasang pen kaki saya. Mohon doanya biar saya cepat sembuh dan pelaku segera diamankan," demikian harap korban.