Minggu, 08 Des 2019 07:52
  • Home
  • Kesehatan
  • Kenali 5 Dampak Nyata Media Sosial bagi Kesehatan Mental

Kenali 5 Dampak Nyata Media Sosial bagi Kesehatan Mental

Oleh: Tessa
Selasa, 12 Nov 2019 16:42
Rakyatku News
Mengingat fakta akan banyaknya penyakit yang dikaitkan dengan duduk, tidak mengherankan apabila dikatakan bahwa duduk adalah salah satu kebiasaan terburuk yang dilakukan orang-orang bagi kesehatan. Tapi yang lebih memprihatinkan lagi adalah hal yang sering kita lakukan ketika kita duduk, yakni menelusuri media sosial. Hal ini kemudian menjadi kombinasi kebiasaan yang lebih buruk bagi kesehatan.

American Academy of Pediatrics telah memperingatkan tentang potensi efek negatif dari media sosial pada anak-anak dan remaja, termasuk cyber-bullying dan depresi. Tetapi risiko yang sama mungkin berlaku untuk orang dewasa, lintas generasi.

Berikut beberapa dampak buruk media sosial terhadap kesehatan mental yang tidak bisa disepelekan.

1. Media sosial bersifat adiktif dan dapat membuat sejumlah orang mengalami kecanduan

Sebuah studi dari Nottingham Trent University menyatakan bahwa, sejumlah gejala, seperti mengabaikan kehidupan pribadi, terlalu asyik, menggunakan media sosial sebagai objek pelarian, memodifikasi suasana hati, dan perilaku adiktif, tampak dialami oleh beberapa orang yang menggunakan jejaring sosial secara berlebihan.

Sebuah studi lanjutan yang dilakukan oleh Swansea University menemukan bahwa orang-orang juga mengalami gejala psikologis ketika mereka berhenti menggunakan media sosial dan internet. Di mana orang-orang yang terlalu bergantung pada perangkat digital melaporkan perasaan cemas ketika mereka berhenti menggunakannya.

2. Semakin banyak waktu yang kita gunakan untuk media sosial, semakin berkurang bahagia kita

Dilansir dari Forbes, sebuah studi menemukan bahwa penggunaan Facebook dikaitkan dengan kurangnya kebahagiaan dan kepuasan hidup yang lebih sedikit. Hal ini dimungkinkan karena adanya kaitan dengan fakta bahwa Facebook memunculkan persepsi isolasi sosial. Ini lantaran Facebook menyediakan sumber daya yang tak ternilai untuk memenuhi kebutuhan orang-orang secara instan.

Tapi alih-alih meningkatkan kesejahteraan, penggunaan Facebook membuat orang-orang jadi tidak memiliki waktu untuk melakukan sosialisasi dan mendapatkan pertemanan yang soliter. Dan isolasi sosial adalah salah satu hal terburuk bagi setiap orang, secara mental dan fisik.

Alasan lain mengapa media sosial membuat orang merasa terisolasi secara sosial adalah faktor pembanding. Media sosial membuat orang-orang tanpa sadar suka membandingkan diri sendiri dengan orang lain ketika sedang menelusuri timeline. Kebanyakan orang akan membuat penilaian apakah mereka lebih baik atau lebih buruk ketika melihat foto-foto yang diunggah teman di media sosial. Dan sikap suka membandingkan ini memiliki kaitan dengan gejala depresi.

4. Memicu perasaan cemburu

Bukan rahasia lagi bahwa sikap suka membandingkan di media sosial mengarah pada kecemburuan. Dilansir dari Forbes, terdapat hubungan antara kecemburuan dan depresi dalam penggunaan media sosial di mana kecemburuan memediasi depresi. Akan tetapi, ketika kecemburuan tersebut dikendalikan, media sosial tidak begitu buruk.

5. Semakin banyak teman yang ada di media sosial tidak menjamin seseorang memiliki kehidupan sosial yang lebih baik

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal the royal society publishing, menemukan fakta bahwa semakin banyak teman di media sosial tidak berarti seseorang memiliki kehidupan sosial yang lebih baik. Merasa bersosialisasi atau mencari dukungan lewat media sosial tidak akan mampu mengatasi sejumlah masalah, seperti merasa kesepian, kesedihan, dan sebagainya.

Untuk mengatasi berbagai masalah yang terkait dengan kesehatan mental, setiap orang membutuhkan dukungan sosial yang nyata, bukannya dukungan virtual. Karena pertemanan virtual tidak memiliki efek terapi seperti pada pertemanan sosial yang nyata.

Walaupun memiliki beberapa dampak negatif, tapi bukan berarti media sosial tidak memiliki manfaat sama sekali. Sebab bagaimanapun juga, media sosial membantu menghubungkan orang-orang yang terpisah jarak ratusan kilometer, bahkan bisa menjadi ladang penghasilan. Jadi, gunakan media sosial secara bijak dan jangan berlebihan.
Editor: Yaya

Sumber: Idntimes.com

T#g:medsos
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Kamis, 05 Des 2019 10:25

    State Civil Apparatus and Social Media

    Being state civil apparatus or known called as ASN/PNS is proudly itself because ASN is a main engine or spearhead to excecution government bureaucracy process in order to bureaucracy can accelerate d

  • Jumat, 08 Nov 2019 20:08

    Istri Prajurit TNI Harus Bijak Menggunakan Media Sosial

    Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi menginstruksi kepada seluruh istri prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), harus bijak dalam menggunakan media sosial sehingga tidak menjatuhkan nama baik, harkat

  • Kamis, 05 Sep 2019 01:05

    Seluruh Kecamatan Harus Manfaatkan Media Sosial & Aktifkan SP4N LAPOR

    Menyikapi perkembangan dan kemajuan zaman yang semakin pesat terlebih dalam hal penyampaian informasi dan pelayanan publik, Pemko Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Medan meng

  • Senin, 17 Jun 2019 18:07

    Dugaan Pencemaran Nama Baik Terkait Tuduhan BD Narkoba, Edy alias Chun Hua (CH) Laporkan Akun Medsos Romy Sutomi

    Berawal dari status di beranda media sosial facebook Romy Sutomi yang di-uploadnya di grup Gerakan Masyarakat Labuhanbatu Raya (Gemala Raya) yang menuliskan nama- nama yang diduga bandar narkoba, yang

  • Senin, 27 Mei 2019 03:27

    Belajar Dari Pemblokiran Beberapa Media Sosial

    Pemilu 2019 merupakan ajang pesta demokrasi yang tidak terimunisasi dari peredaran hoax maupun fitnah, serangkaian ujaran kebencian hingga pada akhirnya politisasi tempat ibadah juga turut mewarnai te

  • Sabtu, 04 Mei 2019 19:04

    Muhammadiyah: Medsos ikut berpuasa di bulan Ramadhan

    Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau umat Islam agar menjadikan media sosial (medsos) ikut berpuasa dari hal-hal yang buruk pada bulan Ramadhan.Haedar juga mengatakan jangan

  • Minggu, 28 Apr 2019 03:28

    Rajut Kembali Perdamaian dan Persatuan Setelah Persaingan

    Berbagai umbul- umbul bendera partai, baliho maupun stiker kampanye telah diturunkan. Tensi ketegangan juga semestinya mulai mereda hingga nanti menunggu hasil dari KPU. Namun nyatanya klaim kemenanga

  • Minggu, 31 Mar 2019 09:31

    Pemuda Millenial Tidak Takut Memilih dan Berani Lawan Hoax Demi Wujudkan Keberlanjutan Kepemimpinan dan Pembangunan Indonesia

    Saat ini pemuda milenial merupakan pengguna terbesar dunia maya di Indonesia. Namun sayang tidak sedikit pengguna teknologi ini memanfaatkannya untuk tujuan negatif.

  • Minggu, 17 Mar 2019 03:17

    Sukseskan Pemilu 2019 Dengan Bijak Bermedia Sosial

    Pemilihan Umum atau yang akrab disebut dengan Pemilu oleh masyarakat Indonesia adalah suatu proses pemilihan seseorang untuk mengisi jabatan politik tertentu.

  • Kamis, 28 Feb 2019 03:28

    Media Sosial, Hoaks dan Pilpres 2019

    Siapa yang tidak tahu media sosial di zaman serba canggih ini? Setiap orang paling tidak memiliki satu gawai. Coba bayangkan, masyarakat Indonesia dengan jumlah lebih kurang 260 juta jiwa, memiliki po

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak