Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan Pocut Fatimah, Jumat, mengatakan bahwa kasus malaria pada 2020 berjumlah 13 orang. Sedangkan pada 2021 berjumlah 31 orang dan Januari hingga September 2022 berjumlah 87 orang.
"Warga luar Medan yang berkunjung ini contohnya dari Tanjung Balai, Deli Serdang, Simalungun, Jawa Tengah, Semarang, Asahan, Labuhan Batu Selatan, Aceh, Humbang Hasundutan, Papua, Kisaran, Riau dan Batubara," katanya.
"Kami mengimbau karena kasus ini penularan dari luar, supaya berobat sesuai anjuran dokter," katanya.