Jalani Tes HIV dan Sipilis, Warga Binaan Pindahan Diperiksa
Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Kamis, 12 Sep 2024 11:52
Istimewa
Tes HIV kerjasama Lapas Labuhan Bilik dengan Dinas Kesehatan Labuhan Batu
Sebanyak 12 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Pinang ke Lapas Kelas lll Labuhan Bilik, menjalani tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Sipilis, Rabu (11/9).
“Pemeriksaan ini merupakan hasil kerjasama Lapas Labuhan Bilik dengan Dinas Kesehatan Labuhan Batu melalui Puskesmas Labuhan Bilik," ungkap Kepala Lapas Labuhan Bilik, Rinaldo Adeta Noah Tarigan, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (12/9).
Adapun tujuan dilakukannya tes HIV yang merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan Sipilis tersebut menurut Naldo (sapaan akrab Rinaldo Adeta Noah Tarigan) untuk mencegah penularan dan penanggulangan penyakit yang sangat berbahaya tersebut, khususnya di Lapas Labuhan Bilik.
Diakui Naldo, sebelum menjalani tes, belasan warga binaan tersebut terlebih dahulu mendapatkan penyuluhan kesehatan mengenai HIV dan Sipilis oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Labuhan Bilik.
Selanjutnya, sambung Naldo, dilakukan pra-konseling dengan wawancara. Setelah itu, barulah sampel darah warga binaan diambil untuk dites.
“Mendapatkan pelayanan kesehatan, perawatan, baik perawatan rohani maupun jasmani menjadi salah satu hak dasar yang harus diperoleh warga binaan. Kegiatan ini sangat membantu dalam hal pengawasan terhadap penyakit, terutama penyakit menular. Jadi kegiatan itu sebagai bentuk deteksi dini agar semua sehat ketika menjalani masa pidana di Lapas Labuhan Bilik,” jelas Rinaldo.
Sementara itu, salah seorang petugas Kesehatan Puskesmas Labuhan Bilik yang bernama Asniah, mengatakan bahwa tes tersebut sangat dianjurkan.
"Apalagi dengan Warga Binaan yang dulu sewaktu diluar menggunakan Narkoba melalui suntik atau infus dan berbagi alat suntik, pernah melakukan hubungan intim vaginal, oral, atau anal tanpa kondom dengan lebih dari satu pasangan,” bebernya.
Lebih lanjut dikatakan Asniah, dari pemeriksaan yang sudah dilakukan terhadap 12 Warga Binaan yang di pindahkan ke Lapas Labuhan Bilik, keseluruhannya hasilnya Negatif.