Bupati Simalungun instruksikan penanganan terbaik bagi M. Robi Situmorang, penderita Leukimia
Simalungun (utamanews.com)
Oleh: Bungaran Saragih
Kamis, 21 Apr 2022 20:01
Istimewa
M. Robi Situmorang yang menderita leukiamia di RSUD Perdagangan.
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiolan Sinaga, SH ,MH melalui Dinas Kesehatan Simalungun menangani serta merujuk M. Robi Situmorang yang menderita leukiamia ke RSUD Perdagangan.
M. Robi Situmorang, 11 tahun, yang menderita leukimia kurang lebih 5 tahun dibawa menggunakan mobil Puskesmas Keliling Batu 6 menuju RSUD Perdagangan, Kamis (21/4/2022), oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Simalungun.
Kondisi M.Robi Situmorang memprihatinkan karena mengalami leukimia sudah kronis.
"Cepat tanggap sesuai instruksi Bapak Bupati, terutama yang berkaitan dengan masalah kesehatan dan kemanusiaan kita akan tangani M.Robi Situmorang," kata Kepala Dinas Kesehatan Simalungun Edwin Tony Simanjuntak yang didampingi oleh kabid Yankes dr.Henry Hutabarat,MKM dan kepala Puskesmas Batu 6 dr.Bontur Manurung beserta team tenaga medis Puskesmas Batu 6.
Dijelaskannya, bahwa M.Robi Situmorang merupakan anak pertama pasangan Situmorang dengan Rosidah merupakan warga Nagori Dolok Hataran Dusun Sidodadi Kecamatan Siantar Kab.Simalungun.
"M.Robi Situmorqng mengalami leukimia, pada saat ini pada bagian mata terjadi pembengkakan dan ini merupakan dasar merujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut sebab kemoterapi sudah selesai dilakukan beberapa tahun lalu", ujar Edwin Tony Simanjuntak.
Menurutnya, M.Robi Situmorang sudah terbaring di rumah setelah selesai kemoterapi lantaran kedua orang tuanya tidak mampu membawa M.Robi Situmorang berobat ke rumah sakit dikarenakan keterbatasan ekonomi.
"Terkait masalah yang sedang dialami M.Robi, kita sudah minta pihak RSUD Perdagangan untuk memberikan perhatian khusus. Kita akan tangani,” kata Edwin Tony Simanjuntak.
Tindakan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian Pemkab Simalungun terhadap warga yang mengalami musibah.
Dimana sebelumnya, karena keterbatasan ekonomi dan tidak sanggup menanggung biaya di rumah sakit, membuat pihak keluarga M.Robi Situmorang memutuskan untuk melakukan perobatan di rumah.