Pendampingan ini sebagai wujud peran kita TNI melalui Babinsa dalam membantu Pemerintah Daerah dalam mengantisipasi wabah penyakit yang mematikan
Upaya pencegahan penyakit Difteri di kabupaten Jember dilakukan dengan serius terkait dengan berdampaknya penyakit tersebut di berbagai wilayah di Indonesia, apalagi penyakit tersebut tergolong penyakit yang cepat menular.
Tindakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember itu bekerjasama dengan semua instansi termasuk TNI sebagai upaya dalam mencegah terjangkitnya masyarakat dari penyakit yang bakteri Corynebacterium diphtheriae yang mengeluarkan racun yang mengganggu fungsi jantung dan ginjal.
Seperti dilakukan di beberapa sekolah pada Selasa (20/2/2018), Pukul 08.00 Wib, oleh Puskesmas Patrang Kabupaten Jember dengan pendampingan dari Babinsa Kelurahan masing-masing, di antaranya di TK Darunnjanah Kelurahan Patrang diberikan Imunisasi kepada 78 anak didampingi oleh Babinsa Patrang Sertu Sayuti SP dan Kopka Ananias Dasilva.
Di TK Siti Hajar diberikan Imunisasi kepada 32 anak dan TK Al Hidayah Kelurahan Gebang Kec Patrang didampingi oleh oleh Babinsa Gebang Sertu Subirmansyah dan Serda M Hefni, sedangkan di TK Kemala Bhayangkari Kel Jemberlor diberikan imunisasi kepada 136 anak dan TK YWKA sebanyak 59 anak didampingi oleh Babinsa Jemberlor Sertu Bunali dan Sertu Supriyadi.
Danramil 0824/01 Patrang saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan anggotanya yang melaksanakan pendampingan imunisasi difteri tersebut, yang merupakan hasil koordinasi pihak Puskesmas Patrang dengan Koramil 0824/01 Patrang.
Komandan Kodim 0824 Jember menyikapi kegiatan Jajarannya tersebut sangat mendukung sekali. "Imunisasi tersebut harus sukses dilaksanakan kepada anak usia 1-9 tahun dalam rangka melindungi mereka dari bahaya penyakit difteri yang saat ini sedang mewabah di daerah lainnya," jelasnya.
"Pendampingan tersebut sebagai wujud peran kita TNI melalui Babinsa dalam membantu Pemerintah Daerah dalam mengantisipasi wabah penyakit yang mematikan tersebut, karena dengan masyarakat yang sehat maka pertahanan negara akan semakin kuat," ujar Dandim.