Vaksinasi merupakan salah satu upaya terpenting dalam penanganan Pandemi Covid-19. Untuk itu, peranan serta gerakan edukasi dari beberapa Lembaga, Institusi, gerakan sosial maupun masyarakat, merupakan salah satu kontribusi yang besar dalam penyelesaian Pandemi.
Tidak hanya itu, pencapaian herd imunity guna mencakup sasaran vaksinasi 70 persen, terus digenjot oleh Pemerintah Daerah.
Seperti yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai, yang beralamat di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat.
Guna mensukseskan program Pemerintah dalam penanganan Pandemi Covid-19, Lembaga yang diperuntukkan sebagai tempat melakukan pembinaan terhadap narapidana dan anak didik pemasyarakatan di Indonesia ini, bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) serta Dinas Kesehatan Kota Binjai, melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Gelombang II untuk Tahap Pertama, Senin (13/12).
Dalam kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di Aula Lapas Kelas llA Binjai pada hari ini, ratusan WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) telah menjalani Vaksinasi.
Hal tersebut dibenarkan oleh Pelaksana Harian (PLH) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai, Syamsinar Simatupang SH MH, dalam keterangannya, saat dikonfirmasi awak media, Senin (13/12) malam.
"Benar, hari ini kami bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara serta Dinas Kesehatan Kota Binjai, melaksanakan vaksinasi gelombang ll untuk tahap pertama," urai Syamsinar Simatupang.
Dipercaya sebagai PLH Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai, Syamsinar juga menegaskan bahwa sebagian besar WBP yang mendekam di Lapas Binjai, kini sudah divaksin Covid-19.
Sementara itu, menurut Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakat (KPLP) Kelas llA Binjai, Rinaldo Tarigan, membenarkan bahwa hari ini ratusan WBP menjalani Vaksinasi.
"Berdasarkan informasi yang diterima dari humas, ratusan WBP hari ini menjalani vaksinasi," ungkap Naldo (sapaan akrab Rinaldo Tarigan) sembari menambahkan vaksinasi yang dilakukan hari ini adalah dosis pertama.
Disinggung apa jenis vaksin yang dipergunakan dalam vaksinasi yang dilaksanakan kali ini, pria berpostur besar menegaskan bahwa jenisnya adalah Pfizer.
"Untuk vaksin yang digunakan adalah jenis Pfzer," ungkap pria yang selalu akrab dengan awak media ini.
Sedangkan untuk tenaga kesehatan, lanjut Naldo, berasal dari Dinas Kesehatan Kota Binjai serta dari Badan Intelijen Negara.
"Untuk Nakesnya berasal dari Dinkes Kota Binjai, yaitu dari Puskesmas Bandar Sinembah, Puskusmas H.A.H Hasan (Payaroba) Puskesmas Binjai Kota, Puskesmas Tanah Tinggi, serta dari Badan Intelijen Negara," beber Rinaldo Tarigan.
Sebagai Kepala KPLP Kelas llA Binjai, Rinaldo Tarigan juga menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi bagi WBP di Lapas Kelas IIA Binjai ini, pihaknya bekerjasama dengan BIN dan Dinkes Kota Binjai.
"Kami terus berupaya untuk membantu program vaksinasi. Sebab untuk mencapai percepatan kekebalan tubuh (herd imunity) tentunya sangat dibutuhkan gerakan gerakan seperti ini," ungkap Rinaldo Tarigan, seraya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Binjai dan Badan Intelijen Negara.
Menurut informasi yang diterima redaksi, dalam pelaksanaan kali ini, adapun target vaksinasi sebanyak 956 orang. Bahkan, Dinas Kesehatan Kota Binjai sudah menyiapkan sekitar 1.000 dosis.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Panitia Vaksinasi, Dat Menda SH M.Si didampingi Wakil Ketua Freddy R Siregar Amd.P,SH, beserta panitia.