Terkait link pemberitaan Gudang penampungan minyak CPO ilegal yang sudah bertahun-tahun beroperasi di jalan lintas Sumatera Bulu Cina Kelurahan Siderejo Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu yang dibagikan utamanews di media sosial menuai beragam komentar dari warganet.
Dihimpun utamanews, salah satu warganet akun medsos Irawan Nawari menuliskan komentar bernada pesimis, Ia mengatakan di kolom komentar, "Tak pala sanggup Polres Labuhanbatu menutup itu," Katanya.
Sementara itu di kolom komentar yang sama akun medsos Lani Rifay Lubis menuliskan kalimat, "Kalo memang bisa di usut..ku acungi jempol lah..tes lah kalo bisa..biar tau siapa di blakang nya," Ujarnya.
Lain lagi dengan akun medsos Oza Alziqri Oza, Ia nya malah sebaliknya memberikan motivasi dan dorongan kepada wartawan sebagai sosial kontrol.
Di kolom komentar itu, Oza Alziqri Oza menuliskan kalimat "Gas terus siapa bekap di belakang ... wartawan adalah sosial kontrol.... lanjutkan," Tulisnya.
Masih banyak lagi komentar-komentar warganet yang lain di media sosial yang menyoroti pemberitaan terkait beroperasinya gudang penampungan minyak CPO ilegal tersebut.
Dalam hal ini warganet memberikan tanggapan dan komentar berawal dari link berita yang dibagikan utamanews disalah satu grup media sosial Info Rantauprapat yang berjudul "Diduga Mafia Penampung Minyak CPO Ilegal di Bulu Cina Hadang dan Ancam Wartawan Saat Jalankan Tugas Jurnalistik."
Selain itu, utamanews juga membagikan link berita di grup media sosial Berita Online Labuhanbatu Raya yang berjudul "Polres Labuhanbatu Akan Tindak Lanjuti Terkait Gudang CPO Ilegal Di Bulu Cina."
Sama persis dengan judul berita sebelumnya di kolom komentar warganet juga memberikan tanggapan beragam bernada miring.
Berikut ini tanggapan warganet di kolom komentar salah satu grup medsos Berita Online Labuhanbatu Raya. Akun medsos Jelita Simbolon mengatakan "Ko baru skrg dari dulu pada ke mana ya." Sedangkan akun medsos Manalu Parpisolempar menuliskan "Semoga tercapai." Tulisnya bernada motivasi.
Beda lagi komentar akun medsos Rudi Hartono "Uda berkarat." Lalu, akun medsos Putra Andi "Berani kah ??."
Selanjutnya akun medsos Ali Sadikin "Opo Iyo." dan akun medsos Om Rudi Lingga menuliskan komentar, "lagu lama diputar kembali."
Kemudian akun medsos Rasyid Harun mengatakan "macam betul aja bukti kan la pak.baru nama nya mantap." Tukasnya.
Sebelumnya, terkait dengan gudang penampungan minyak CPO ilegal tersebut, utamanews coba minta konfirmasi Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti, S.I.K., M.H, melalui pesan whastappnya. Namun hingga kini orang nomor satu di Polres Labuhanbatu belum juga memberikan tanggapan.
Terpisah saat utamanews minta konfirmasi Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Rusdi Marzuki, S.I.K.,M.H lewat pesan whastappnya memberikan tanggapan dan mengatakan "Siap bang kami tindak lanjutin bang." Tegasnya.
Di sisi lain, pantauan di lokasi dari luar gudang penampungan minyak CPO ilegal tersebut, Selasa (25/01/2022) kemarin, utamanews tidak melihat lagi aktifitas keluar masuk mobil tangki yang mengangkut minyak CPO.
Tampak dari luar saat dilakukan pemantauan, pintu pagar gudang tertutup rapat, hanya beberapa orang saja diduga pekerja di gudang tersebut yang sesekali keluar masuk.