Telah terjadi tabrakan maut Betor Gotong Royong milik Desa Empat Negeri dengan Colt Diesel berwarna merah nomor polisi BK 8360 VZ bermuatan Gas Elpiji 3 Kg subsidi, persisnya di Jalan Lintas PTPN 4 Perkebunan Tanah Itam Ulu (TIU), Desa Kebun TIU, Kecamatan Datuk Lima Puluh, pada Senin (28/07/2025) sekitar pukul 18.21 Wib petang.
Pantauan Utamanews.com saat berada di lokasi, peristiwa kecelakaan maut ini diketahui ada empat anak KKN-34 Desa Empat Negeri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan.
Keempat anak KKN-34 Desa Empat Negeri tersebut, dua orang lelaki masing-masing bernama Oja Mizwar Nasution, dan Wira Wibawa sebelumnya kritis, tak lama kemudian meninggalkan dunia.
Sedangkan dua perempuan lagi yang juga satu kelompok KKN-34, bernama Andini Nur Anisyah dan Raudhatun Athfa kala itu tampak luka serius, dan saat ini sedang dirawat di RS Bidadari.
Atas peristiwa tersebut, betor gotong royong jenis revo fit berada pada posisi kiri bahu jalan dari arah keluar simpang Desa Empat Negeri menuju Lima Puluh, tampak ringsek alias rusak parah. Batok betor hancur dan lingkar bagian depan bengkok delapan.
Sementara colt diesel bermuatan gas elpiji 3 kg, berada pada posisi di pinggir bahu jalan kiri dari arah Lima Puluh menuju Simpang Dolok, tampak bagian depan truck col diesel bonyok atau rusak parah.
Atas kejadian ini, ada kemungkinan besar tabrakan frontal antara betor dan truk colt diesel bermuatan gas elpiji 3 kg, disebabkan adanya benturan keras di bagian depan kendaraan.
Berdasarkan informasi yang dapat dihimpun, betor bertuliskan gotong royong milik Desa Empat Negeri digunakan mahasiswa KKN-34, sebagai transportasi untuk mengedarkan surat undangan ke dusun dua titi putih Desa Empat Negeri. Ehh, begitu mendengar kabar anak-anak KKN-34 mengalami kecelakaan, lansung saya terjun ke lokasi kejadian, kata Anggota DPRD Batu Bara Sumina dari partai PKS menjelaskan.
Di lokasi kejadian, warga mulai berdatangan dan berduyun-duyun melihat adanya kecelakaan, sehingga jalan pun jadi macat. Tak lama kemudian teman-teman yang satu KKN-34 Desa Empat Negeri berdatangan untuk menghampiri temanya yang tergeletak di ruas badan jalan.
Tak kuasa menahan sedih, dan bahkan ada temannya ikut histris menjerit ketika melihat teman-temannya luka parah alias kritis di atas jalan aspal.
Tak berselang lama, sekitar pukul 18.41 Wib petang, mobil patroli pick up dari satlantas polres Batu Bara tiba di lokasi kejadian. Saat itu juga petugas satlantas polres Batu Bara dengan dibantu oleh warga masyarakat membopong satu persatu naik ke dalam mobil pick up satlantas.
Setelah selesai keempat anak KKN-34 Desa Empat Negeri berada di dalam mobil pick up, lalu sopir petugas satlantas segera tancap gas membawannya menuju ke Rumah Sakit Bidadari, Suka Raja, Kecamatan Air Putih, guna untuk mendapatkan perawatan medis.
Zulpan Selaku Pihak PT. CGS Siap Bertanggungjawab
Masih di lokasi, "menurut pernyataan Zulpan selaku penanggungjawab dari PT. Citra Gas Nusantara, dia mengatakan siap bertanggung jawab atas empat korban dari mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis KKN-34 Desa Empat," ujar dia saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Sebelum berita dilayangkan ke Redaksi, selang beberapa jam kemudian setelah peristiwa kejadian, pada pukul 21.20 Wib malam, informasi dapat diterima dari sopir Ambulan Puskemas Lima Puluh Wak Tiran ketika berada di RS Bidadari, bahwa dia mengabarkan lewat WhatsAppnya, dua lelaki anak KKN-34 Desa Empat Negeri bernama Oja Mizwar Nasution dan Wira Wibawa dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMN Al Washliyah Medan, telah meninggal dunia.
Untuk sementara esok harinya (hari ini), Utamanews.com masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Tentunya masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang, yaitu dari Satlantas Polres Batu Bara.