Senin, 13 Apr 2026

TNI Kerahkan Unsur Laut untuk Evakuasi Kapal Terbakar KM Barcelona VA

Perairan Talise (utamanews.com)
Oleh: Mario Abdillah Minggu, 20 Jul 2025 23:50
Prajurit TNI mengevakuasi korban
 Puspen TNI

Prajurit TNI mengevakuasi korban

TNI bergerak cepat dalam upaya evakuasi dan penyelamatan terkait insiden kebakaran yang menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona VA. Insiden tersebut terjadi di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, pada Minggu, 20 Juli 2025. Tindak cepat ini mencerminkan kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi situasi darurat yang membahayakan nyawa manusia.

Kebakaran yang melanda KMP Barcelona VA terjadi pada pukul 13.50 WIB saat kapal tengah berlayar dari Pelabuhan Melonguane, Kepulauan Talaud, menuju Manado. Api mulai berkobar saat kapal berada di sekitar perairan Talise. Kejadian ini menyebabkan kepanikan di kalangan penumpang, yang sebagian besar berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Beruntung, sejumlah kapal nelayan yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan awal kepada para penumpang yang terdampar.

Tak lama setelah itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai pihak mulai turun tangan untuk melakukan upaya penyelamatan. TNI pun tidak tinggal diam dan segera mengerahkan kekuatan untuk membantu proses evakuasi. Empat RIB dari Bekangdam XIII/Merdeka dan prajurit Satdik-4 Kodiklatal yang tengah melaksanakan latihan di dekat lokasi kejadian langsung diberangkatkan untuk memberikan bantuan. Selain itu, dua unsur kapal perang, yaitu KRI Pari-849 dan KAL Tedung Selar, juga diterjunkan untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Tindakan cepat TNI ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas mereka dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI. Dalam hal ini, Pasal 7 ayat (2) huruf b angka 13 mengatur mengenai bantuan pencarian dan pertolongan (search and rescue), yang merupakan bagian penting dari tugas TNI. TNI juga bersinergi dengan berbagai instansi terkait, seperti Basarnas, Polri, Bakamla, Satpolair, dan PSDKP Bitung, untuk memaksimalkan upaya penyelamatan.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, mengungkapkan bahwa respons cepat yang dilakukan oleh prajurit TNI AL menunjukkan komitmen kuat TNI dalam menjalankan tugas kemanusiaan, terutama dalam situasi darurat. Menurutnya, TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan dan pertolongan pada saat-saat sulit seperti ini. "Pimpinan TNI beserta jajaran menyampaikan rasa turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia," ujarnya melalui siaran pers di Jakarta.

Dalam pernyataan tersebut, Mayjen TNI Kristomei Sianturi juga menegaskan bahwa TNI akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan dengan lancar dan aman. Upaya untuk mencari dan menyelamatkan para korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan, termasuk dalam hal proses evakuasi yang membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian. TNI memastikan akan selalu siap memberikan bantuan maksimal dalam setiap operasi pencarian dan pertolongan yang melibatkan warga negara.

Data sementara yang berhasil dihimpun mencatat bahwa ada 295 orang yang berhasil diselamatkan dalam kejadian ini. Namun, lima orang dinyatakan meninggal dunia akibat kebakaran yang melanda kapal tersebut. Sejumlah korban luka juga sudah mendapatkan perawatan medis di beberapa rumah sakit terdekat, seperti RSUP Kandou Manado dan beberapa rumah sakit lainnya di Sulawesi Utara. Tim medis yang terdiri dari petugas TNI, Basarnas, dan tenaga kesehatan lainnya bekerja keras untuk memberikan pertolongan kepada korban yang terluka.

Proses evakuasi dilakukan di dua titik utama, yaitu Pelabuhan Munte dan Dermaga Bakamla Serei. Lokasi-lokasi ini dipilih karena aksesibilitas yang lebih mudah untuk mengevakuasi korban dan memindahkan mereka ke tempat yang lebih aman. Meski evakuasi telah berjalan dengan baik, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada korban lain yang terlewatkan.
produk kecantikan untuk pria wanita

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam tahap investigasi yang dilakukan oleh otoritas berwenang. Tim penyidik dari Kepolisian dan pihak berkompeten lainnya sedang mendalami faktor penyebab kebakaran yang menghanguskan KMP Barcelona VA. Pemeriksaan ini sangat penting untuk mengetahui apakah kebakaran tersebut disebabkan oleh faktor teknis, human error, atau mungkin faktor lainnya yang dapat dihindari di masa depan.

TNI menghimbau kepada masyarakat, khususnya keluarga korban yang terlibat dalam insiden ini, untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan oleh pihak terkait. Proses evakuasi dan investigasi masih berlangsung, dan TNI memastikan bahwa segala upaya terbaik akan dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cepat dan tepat. Keterlibatan berbagai pihak dalam operasi SAR ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara instansi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Dengan adanya koordinasi yang baik antara TNI, Basarnas, Polri, Bakamla, dan pihak-pihak terkait lainnya, diharapkan proses penyelamatan dan evakuasi ini dapat berjalan dengan lancar. Meskipun tantangan yang dihadapi cukup besar, semangat gotong royong dan kerja sama yang tinggi tetap menjadi kunci utama dalam menangani setiap insiden yang membahayakan keselamatan jiwa.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️