Sabtu, 02 Mei 2026

Setelah 20 hari dimakamkan, Jenazah Alm Siswa SD di Binjai yang diduga tewas dikeroyok teman sekolahnya diautopsi

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Rabu, 15 Jun 2022 11:45
Aparat kepolisian mengamankan kuburan almarhum siswa SD di Binjai, Rabu (15/6)
 Istimewa

Aparat kepolisian mengamankan kuburan almarhum siswa SD di Binjai, Rabu (15/6)

Ratusan masyarakat memadati tempat pemakaman umum yang berada di Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, tepatnya di samping timbangan Dishub Binjai, Rabu (15/6). 

Ramainya masyarakat di lokasi pemakaman umum tersebut bukan untuk memakamkan warga atau saudaranya, melainkan guna melihat pembongkaran makam salah seorang siswa Kelas V SD Negeri 023971 Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Muhammad Ichsan Aminty (11) yang meninggal dunia karena diduga dikeroyok oleh teman temannya di Sekolah. 

Pantauan awak media di lokasi, tim forensik dari Polda Sumut, mulai melakukan pembongkaran makam Siswa Kelas V SD Negeri 023971 tersebut yang berada di Lingkungan VI Kelurahan Payaroba, sekira Pukul 10.00 Wib. 

Petugas Kepolisian dari Polres Binjai dan Polsek Binjai Barat, juga tampak berada di lokasi guna mengamankan lokasi. Tidak hanya itu, garis "Police line" juga dipasang oleh petugas Kepolisian.
"Benar, pembongkaran ini untuk kepentingan ekshumasi dan outopsi," ungkap Kapolsek Binjai Barat, AKP Siswanto Ginting, saat dikonfirmasi awak media. 

Sementara itu, Kepala lingkungan VI Kelurahan Payaroba Muslih Hasibuan, mengatakan, almarhum Muhammad Ichsan Aminty, sudah 20 hari dimakamkan di TPU tersebut. 

"Sudah 20 hari dimakamkan disini. Korban merupakan anak yatim. Dari kecil bapak kandungnya sudah meninggal dan ibunya menikah lagi. Jadi korban tinggal bersama ibu kandung dan ayah tirinya," ungkap Muslih Hasibuan, seraya mengatakan bahwa jasad korban baru saja diangkat. 

Diketahui, keluarga Muhammad Ichan Aminty, siswa Kelas V SD Negeri 023971 Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, yang meninggal dunia pada Selasa (24/5) lalu karena diduga memgalami kekerasan dari teman temannya di Sekolah, meminta Polres Binjai, agar segera menindaklanjuti laporan mereka serta menghukum orang orang yang ikut terlibat menganiaya korban jika terbukti bersalah. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Hal itu dikatakan Meini Mustika, yang merupakan Tante korban (adik kandung ibu korban) saat menemani orangtua korban membuat laporan ke Mapolres Binjai, Kamis (9/6) sore. 

"Sebagai bunda (tante-red) korban, saya berharap kepada pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti laporan kami dan diusut hingga tuntas," ucapnya saat dikonfirmasi awak media di Mapolres Binjai. 

Wanita berhijab ini juga mengakui jika postingan di media sosial Facebook @Sabty Machan, adalah akun miliknya. "Saya tidak takut memposting itu di medsos karena kami merasa benar dan bahkan saya melihat langsung adanya kejanggalan di tubuh korban," ungkap Meini Mustika.

iklan peninggi badan
Tidak hanya itu, sebagai keluarga korban, Meini Mustika juga berharap agar kasus kematian keponakannya tersebut bisa segera terungkap. 

"Kalau memang keponakan saya meninggal karena dianiaya kawan kawannya, kami tentunya berharap ada keadilan buat keluarga kami, sebab nyawa tidak akan tergantikan dengan apapun," tutur Meini Mustika sembari terus menangis.
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️