Kamis, 21 Mei 2026

SPKKL Sambas Bakamla RI Evakuasi Nelayan Alami Keracunan Gas Freon AC

Sambas (utamanews.com)
Oleh: Mario Abdillah Rabu, 01 Jun 2022 19:21
Pertolongan cepat pada nelayan yang mengalami keracunan
Humas Bakamla RI

Pertolongan cepat pada nelayan yang mengalami keracunan

Personel SPKKL Sambas yang tergabung dalam Tim SAR gabungan dengan menggunakan unsur RIB Pos SAR Sintete turut serta dalam evakuasi dua nelayan yang mengalami keracunan gas Freon AC kapal di perairan Tanjung Bayung, Kabupaten Sambas, Rabu (1/6/2022).

Kepala SPKKL Sambas Letkol Bakamla Arief Purwantono, S.E., mengatakan kejadian awal bermula dari laporan agen kapal KM Taruna Maritim 1 yang melaporkan bahwa ada 2 nelayan mengalami keracunan gas Freon AC.

Adapun kronologis kejadiannya adalah 2 nelayan kapal KM Taruna Maritim 1 hendak membetulkan mesin pendingin ikan kemudian terhirup gas Freon sehingga menyebabkan satu nelayan mengalami pingsan dan satu sesak nafas.

Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan informasi awal yang diterima Pos SAR Sintete yang kemudian diteruskan kepada SPKKL Sambas. Dengan koordinasi dan sinergitas yang sudah terjalin sangat erat. Tim SAR gabungan langsung melaksanakan evakuasi di titik yang sudah diketahui.
Menggunakan unsur RIB Pos SAR Sintete, Tim SAR Gabungan dengan membawa peralatan pertolongan pertama menuju koordinat 01° 26' 34.05" N - 108° 48' 0.66" E.

Tim SAR Gabungan tiba di KM Taruna Maritim 1 segera melakukan pemeriksaan dan pertolongan pertama kepada korban Ramang yang mengalami pingsan, dan Sulaiman yang mengalami sesak nafas.

Selanjutnya kedua nelayan tersebut dibawa menuju Pelabuhan Pemangkat yang sudah ditunggu Ambulance dari RSUD dan TNI AL guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later