Jumat, 22 Mei 2026
Ratusan WNI pulang dari Suriah sudah menyebar di Indonesia
JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Selasa, 04 Jul 2017 18:44
Komjen Pol Suhardi Alius saat meresmikan masjid pondok pesantren deradikalisasi di Deli Serdang Sumut.
Dok

Komjen Pol Suhardi Alius saat meresmikan masjid pondok pesantren deradikalisasi di Deli Serdang Sumut.

Komjen Pol Suhardi Alius, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), menyatakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang kembali dari Suriah sudah ratusan orang dan tersebar di penjuru tanah air.

"Jelas sudah ada nama-namanya, sekian ratus balik, dan sudah tersebar di seluruh Indonesia," ungkap Suhardi di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (3/7/2017).

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri ini menjelaskan setiap WNI yang baru kembali dari Suriah akan melalui sistem verifikasi dari BNPT, sebelum kemudian diharuskan mengikuti program deradikalisasi.

"Siapa yang menjamin mereka radikal? Tapi sebagai pencegahan, kami kasih pencerahan dan diberikan program deradikalisasi," ujar dia 

Mantan Sekretaris Utama Lemhannas RI ini menyebut ratusan WNI yang kembali dari negara tempat kelompok radikal ISIS bermarkas tersebut melalui sejumlah verifikasi.
"Begitu WNI ini datang, kami verifikasi, lalu kami kasih pencerahan di Bambu Apus, Jakarta Timur, selama satu bulan. Kemudian kami akan mengantar mereka sampai ke rumahnya," terang dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk mengoptimalkan pengawasan terhadap adanya aksi-aksi terorisme setelah program deradikalisasi itu, selanjutnya BNPT juga akan meminta pemerintah daerah ikut aktif memantau kegiatan para pendatang ini.

"Saya minta Pemda melalui Kementerian Dalam Negeri untuk ikut memantau," pungkasnya.

Editor: Sam
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later