Korban yang di bacok dengan menggunakan senjata tajam jenis Kampak di Jalan Soekarno - Hatta, Kecamatan Binjai Timur, Rabu (24/5) dinihari, sekira pukul 01.00 Wib, ternyata diketahui baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai.
Adapun identitas korban yang diketahui baru bebas dari Lapas Kelas llA Binjai pada Sabtu (20/5) kemarin, disebut sebut bernama Suhendri alias Hendri alias Robot (44) warga Jalan dr Wahidin No. 42, Lingkungan VI, Kelurahan Sumbermulyo Rejo, Kecamatan Binjai Timur.
Guna mengungkap siapa pelaku dalam peristiwa berdarah ini, hingga kini petugas Kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Binjai Timur dan Satreskrim Polres Binjai, masih terus melakukan penyelidikan.
Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum awak media, kejadian bermula dari korban yang baru keluar dari Lapas Binjai tersebut, mengejar terduga pelaku yang berlari dan masuk ke dalam Warung Bakso Mas Yono, yang beralamat di Jalan Soekarno - Hatta, Kecamatan Binjai Timur.
Naas bagi korban. Sebab saat dirinya mengejar hingga masuk ke warung Bakso Mas Yono, pelaku melihat sebilah kampak yang ada didalam warung dan langsung mengambilnya.
Kondisi itu pun seketika menjadi berbalik arah. Korban yang sebelumnya mengejar kini balik dikejar oleh pelaku sembari membawa Kampak hingga ke Jalan Soekarno - Hatta, Kecamatan Binjai Timur.
Akhirnya, tepat di depan Masjid Taqwa, korban kemudian dibacok dengan Kampak di bagian belakang Kepala hingga akhirnya terjatuh dalam kondisi telungkup bersimbah darah.
Usai membacok korbannya, Kampak yang dijadikan alat oleh pelaku, dilemparkan ke arah depan Warung Bakso Mas Yono. Pelaku pun selanjutnya melarikan diri ke arah perempatan Traffic light yang ada Km 19.
Melihat kejadian yang mengerikan tersebut, warga pun berinisiatif untuk melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Binjai Timur.
"Dari rekaman CCTV yang didapat, terduga pelaku hanya seorang," ujar Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP M Rian Permana, Rabu (24/5).
Perwira Pertama Polisi ini juga menegaskan, dalam peristiwa berdarah tersebut, iduga ada unsur dendam antara korban dengan terduga pelaku. Pun begitu, AKP M. Rian Permana menegaskan bahwa pihaknya belum bisa menyimpulkan hal tersebut.
Pasca terjadi peristiwa berdarah tersebut, korban pun akhirnya dilarikan ke RSUD Dr Djoelham Binjai, guna mendapatkan perawatan medis. Sejauh ini korban juga belum sadarkan diri dengan akibat luka bacok di bagian Kepala belakangnya.
-judul telah diubah pukul 18.57 wib (red)