Sabtu, 02 Mei 2026

Polri kembali berduka, Polda Sumut diserang teroris di hari Lebaran

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian Minggu, 25 Jun 2017 21:25
Personel penjagaan Markas Polda Sumut yang terdiri dari petugas gabungan Brimob, Sabhara dan Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sumut berhasil melumpuhkan 2 orang terduga teroris yang melakukan penyerangan pada pos penjagaan pintu 3.

Penyerangan teror yang tidak terduga tersebut terjadi pada Minggu (25/6/2017) sekitar pukul 03.00 WIB.

Pelaku diduga masuk dengan cara melompat pagar dan kemudian melakukan penyerangan dengan menggunakan pisau.

Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menjelaskan, saat penyerangan berlangsung, anggota Brimob yang berjaga di Pintu 2 yang juga merupakan pintu masuk VIP sebanyak 14 orang dengan sigap langsung melakukan penyerangan balik dengan menembak pelaku. Begitu pula dengan 9 orang personel Sabhara langsung membantu meringkus kedua orang terduga teroris tersebut.

"Satu orang pelaku meninggal dunia di tempat terkena luka tembakan dan satu orang berhasil dilumpuhkan hidup-hidup. Namun akibat penyerangan tersebut, satu Anggota jaga pos 3 dari Yanma, Aiptu M Sigalingging, harus gugur dalam tugas dengan luka tusuk dan sobek di bagian pipi kanan, dagu, leher atas, dan dada kiri yang diduga karena terjadi perkelahian dan perlawanan di kamar pos jaga," jelas Irjen Pol Rycko.
Pada saat kejadian, lanjut Irjen Pol Rycko, pos penjagaan di pintu 3 dijaga oleh 4 orang anggota Yanma, 2 orang dipenjagaan, sedangkan 2 orang lainnya melakukan patroli.

"Dua orang yang sedang berada di penjagaan tersebut adalah Aiptu M Sigalingging dan Brigadir E Ginting. Sebelum kejadian, Aiptu M Sigalingging minta izin istirahat di ruang jaga kepada Brigadir Ginting, sementara Brigadir Ginting berjaga dan jalan di depan penjagaan," tutur Irjen Rycko.

Tak menyangka, Brigadir E Ginting mendengar suara ribut di kamar penjagaan dan melihat ada dua orang asing sudah berada didalam kamar tempat Aiptu M Sigalingging istirahat dan terjadi keributan.

"Brigadir Ginting kemudian mendatangi kamar dan terjadi perkelahian sambil mengancam dengan pisau. Akibat perkelahian tersebut, mengakibatkan Aiptu M Sigalingging tertusuk pisau yang dibawa oleh pelaku. Brigadir E. Ginting lalu lari berteriak meminta bantuan kepada anggota Brimob yang sedang patroli dan yang bertugas di pos Jaga 2," terangnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

Lanjut Kapolda, anggota Brimob yang jaga langsung melakukan penyerangan dengan menembak pelaku sehingga satu orang pelaku meninggal dunia di tempat dan satu orang hidup.

Polda Sumut sendiri memiliki 2 pintu masuk dan 1 pintu keluar dan seluruhnya ditutup setelah jam 18.00 WIB. Pintu 1 (pintu masuk) sendiri dijaga oleh 9 orang personel Direktorat Sabhara, Pintu 2 (pintu masuk VIP) dijaga oleh 14 orang personel Sat Brimob, sementara Pintu 3 (pintu keluar) yang menjadi target penyerangan terduga teroris dijaga oleh 4 anggota Yanma.

"Identitas kedua pelaku terduga teroris sudah diketahui dan sedang dilakukan pendalaman serta pengembangan. Diduga pelaku berafiliasi dengan sel jaringan teroris ISIS," ungkapnya.

iklan peninggi badan
Selain melumpuhkan kedua orang terduga teroris, Polisi juga telah menyita barang bukti dari kedua orang terduga teroris yaitu 2 buah pisau dapur, linggis serta bensin dan korek yang sempat hendak digunakan oleh para terduga teroris untuk membakar pos penjagaan tersebut.

Kapolda Sumut sendiri memerintahkan kepada seluruh jajaran Polda Sumut untuk tidak lengah selama pengamanan lebaran dan tetap meningkatkan pengamanan markas.

"Polda Sumut tetap fokus pada pengamanan markas, selain melaksanakan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik lebaran," ujar Kapolda Sumut.

Editor: Sam
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️