Jumat, 24 Apr 2026

Polres Labuhanbatu Akan Tindak Lanjuti Terkait Gudang CPO Ilegal Di Bulu Cina

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen Minggu, 23 Jan 2022 14:53
AKP Rusdi Marzuki, S.I.K
 Istimewa

AKP Rusdi Marzuki, S.I.K

Polres Labuhanbatu akan menindak lanjuti terkait aktifitas gudang penampungan minyak CPO yang diduga ilegal yang berada di jalan lintas Sumatera Bulu Cina Kelurahan Siderejo Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu.

Informasi dihimpun utamanews, aktifitas gudang penampungan minyak CPO ilegal tersebut, sudah beroperasi hampir tujuh tahun dan tidak tersentuh hukum pemiliknya diduga kebal hukum.

Anehnya lagi, lokasi beroperasinya gudang penampungan minyak CPO ilegal tersebut tidak jauh dari Markas Komando (Mako) Polres Labuhanbatu diperkirakan hanya berjarak sekitar 10 kilometer.

Dalam hal ini, masyarakat (publik) bertanya-tanya, Ada apa dengan Polres Labuhanbatu yang tidak melakukan penindakan hukum atas usaha yang diduga ilegal penampungan minyak CPO tersebut?

Masyarakat (Publik) juga berharap besar kepada Kapolres Labuhanbatu untuk segera menindak pelaku usaha penampungan minyak CPO ilegal tersebut yang hingga kini bebas menjalankan bisnisnya.
Masih terkait dengan gudang penampungan minyak CPO ilegal tersebut, utamanews coba minta konfirmasi Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu.

Melalui pesan whastappnya, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Rusdi Marzuki, S.I.K mengatakan akan menindak lanjuti tentang gudang penampungan minyak CPO ilegal tersebut.

"Siap bang kami tindak lanjuti bang," Kata Rusdi lewat pesan whastappnya, Minggu (23/01/2022) sekira pukul 13:38 Wib di Rantauprapat.

Sebelumnya, beberapa hari lalu tepatnya Jum'at (21/01/22) Wartawan Media Online Bidik Nasional saat melakukan tugas liputan jurnalistik di lokasi gudang penampungan minyak CPO ilegal tersebut, mendapat perlakukan tidak menyenangkan dihadang dan diancam oleh pihak pelaku usaha.
produk kecantikan untuk pria wanita

Menurut keterangan wartawan Bidik Nasional, M.Sukma kepada utamanews menjelaskan, "Kejadian bermula saat dirinya sedang mengambil dokumentasi berupa foto dan video aktifitas didepan gudang diduga penampungan minyak CPO ilegal tersebut.

Saat itu M. Sukma sedang melakukan tugas liputan jurnalistik, mengambil foto kegiatan, lalu didatangi pengawas yang sedang berada didepan gudang penampungan CPO ilegal tersebut.

Langsung menghampiri M. Sukma lalu menanyai nya dengan gaya arogan serta suara bernada tinggi lantas melarangnya mengambil dokumentasi berupa foto.

iklan peninggi badan
"Aku lagi mengambil foto, tiba-tiba mau kurekam datang pengawasnya tiga orang, dikejarnya aku dipintu yang tertutup itu. Kata pengawasnya, Abang kenapa foto-foto ini, ya kenapa rupanya kalau ku foto-foto, kubilang sama mereka saat itu."

Kemudian, "Mereka bertanya dari mana abang, dari media kujawab, ngak ada foto-foto bang, ucap mereka, lalu kujawab lagi, kenapa kalau ku foto-foto macam perampok lempar aku, namanya mafia bang sebut mereka," Ucap Sukma

Tak berselang lama keluarlah mandornya Sinurat, "Apa maksud kau foto-foto kata Sinurat, ku jawab, Kenapa rupanya, bagus-bagus kau ucap Sinurat lagi."

Sambung M. Sukma, "Agak-agak keraslah pertama kan, tanya identitas dari mana, grub apa, dari grub press police kubilang dari media ini, ngak usah foto-foto Lae, bagus-bagus aja katanya, rupanya salah memfoto kubilang," Pungkas M. Sukma menuturkan perbincangannya dengan Sinurat, mandor diduga gudang tempat penampungan minyak CPO ilegal tersebut.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️