Minggu, 03 Mei 2026

Pemilik Akun Facebook Emma Rahmah Hasjim Dicari Polisi

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian Selasa, 30 Mei 2017 07:40
Admin Akun Facebook Emma Rahmah Hasjim, yang diduga sebagai penyebar pertama hoax pemukulan imam masjid saat salat tarawih di masjid Nurul Iman, Kampung Darek, Kota Padang Sidempuan, kini dicari polisi.


Informasi diperoleh dari Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting seperti dikutip dari tribratanews memberikan pernyataan terkait akun Facebook Emma Rahmah Hasjim yang memposting terkait pemukulan imam salat tarawih M Nabis Batubara (65), oleh oknum polisi Polres Padang Sidempuan yang disebutkan oleh akun Facebook tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 28 Mei 2017 malam.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting Rina menegaskan, tidak ada terjadi pemukulan terhadap imam salat tarawih yang terjadi pada tanggal 28 Mei 2017 yang lalu. Menurutnya, akun yang memberitakan hoax tersebut mengutip pemberitaan yang terjadi Juli 2013 silam dan mengganti tanggalnya menjadi 28 Mei 2017.

"Waktu kejadian berita tersebut bohong, sebagai upaya orang untuk memprovokasi khususnya saat bulan Ramadhan seperti ini. Penulisan tanggal salah dan sengaja diubah, nama Kapolres juga salah karena Kapolres sekarang dijabat oleh AKBP Andy Nurwandy. Kejadian tersebut terjadi tahun 2013 dan direpost kembali oleh akun tersebut. Kasusnya sudah lama ditangani di Polda Sumut pada tahun 2013 dan oknum yang bersangkutan telah lama ditahan dan dijatuhi pidana," jelasnya.

Baca juga: Mabes Polri Tangkap Pelaku Hatespeech Penghina Nabi Muhammad dari Nias Utara

Untuk itu, lanjut Rina, Polda Sumut telah mengerahkan Subdit Cyber Crime Polda Sumut untuk menelusuri dan melacak keberadaan pemilik akun hoax tersebut khususnya yang pertama memposting berita tersebut.

"Dihimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan akan kebenaran informasi yang memprovokasi dan dapat dilaporkan kepada Kepolisian," ujar nya.

Amatan UTAMANEWS di akun tersebut, tampak sejumlah berita yang bernada provokasi diposting oleh yang bersangkutan. Profil akun facebook dan gambar yang bersangkutan juga terkesan berbeda dengan komentar-komentarnya di sejumlah status. Dalam beberapa status, Emma justru terkesan fasih berbahasa batak dan menguasai politik di Sumatera Utara.

busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️