Aparat kepolisian bergerak cepat menanggapi tindakan Viral di Medsos Tiktok terkait kekerasan dan pungli di jalan menuju objek wisata pemandian air panas di desa Doulu Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan bahwa Polres Tanah Karo telah meringkus 4 orang pelaku, yakni inisial MST, TB, JB dan SBS.
"Kejadian berawal pada hari Sabtu tanggal 06 Agustus 2022 sekira pukul 18.00 Wib, Polsek Berastagi menerima laporan pengaduan (LP) terkait terjadinya dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama dan pengrusakan di jalan masuk pemandian air panas Desa Doulu, yang mana kejadian tersebut juga viral pada medsos Tiktok.
Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi menyampaikan, "Polres Tanah Karo langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan begitu menerima laporan."
"Selanjutnya melakukan penangkapan dan mengamankan para pelaku dan berikut barang bukti, antara lain, 1 (satu) buah bongkahan pecahan batu semen, 1 (satu) buah jaket warna cokelat dengan tulisan V&C pada bagian dada sebelah kiri, 1 (satu) buah jaket warna hitam, terdapat tulisan World Champion USA pada bagian dada sebelah kiri dan 1 (satu) buah topi kupluk warna hitam,” jelas Kabid Humas, Selasa (9/8).
Kombes Hadi menambahkan setelah diringkus para pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Berastagi untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.
"Dan berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui perbuatannya yang telah melakukan penganiayaan dan pengrusakan terhadap Handphone milik korban dan para pelaku juga mengakui tanpa ijin melakukan pungutan liar serta memaksa pengunjung lainnya untuk memberikan sejumlah uang agar dapat masuk ke objek wisata pemandian air panas," ungkapnya.
“Saat ini para pelaku sudah kita ringkus, dan untuk masyarakat apabila terjadi pungutan liar segera laporkan kepada pihak yang berwenang agar segera dilakukan penindakan”, pungkas Kabid Humas.