Kamis, 23 Apr 2026
Nyaris Ambruknya Rambin Sabahotang,

PU Palas dan Kontraktor Layak Diperiksa Penegak Hukum

Palas (utamanews.com)
Oleh: Sofyan Siregar Selasa, 30 Jan 2018 06:50
Kondisi Rambin Sabahotang nyaris ambruk usai dilewati para jema'ah pengajian Amaliah Akbar, Minggu (28/1/2018).
 Sofyan

Kondisi Rambin Sabahotang nyaris ambruk usai dilewati para jema'ah pengajian Amaliah Akbar, Minggu (28/1/2018).


Rambin Sabahotang nyaris Ambruk saat dilewati para jema'ah pengajian Amaliyah Akbar, kemarin. Hal ini diduga karena pelaksana pekerjaan rehabilatasi hanya mengutamakan keuntungan semata tanpa memperhatikan kualitas.

Pantauan UTAMANEWS, nyaris ambruknya rambin tersebut saat dilewati para jema'ah amaliyah akbar usai mengikuti pengajian di Desa Sabahotang, Minggu (28/1/2018) berkisar pukul 17.00 WIB, yang dihadiri Wakil Bupati Padang Lawas drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu, dan Sekda, kepala SKPD, serta para Kepala Desa.
Rambin Sabahotang yang baru selesai direhabilitasi pada akhir tahun 2017 tersebut  dikerjakan oleh  CV. Sinar Palas Sejahtera dalam dua tahap, yakni di tahun 2016 membangun tiang penyanggah senilai  Rp 400 juta, dan tahun 2017 rehabilatasi lantai rambin seniali Rp. 200 juta.
Pegiat pembagunan Palas, Zainal Abidin Hasibuan, S.Pd mengatakan, "Inilah salah satu bukti dugaan amburadulnya hasil pengerjaan pembangunan di Kabupaten Padang Lawas. Memang, bukan tidak ada pembangunan di Palas, tapi kualitas pembangunan itulah yang selama ini menjadi pertanyaan di berbagai  kalangan."

Katanya lagi, penyedia barang dan jasa pemerintah dan Dinas Pekerjaan Umum  Palas diduga hanya memikirkan bagaimana meraup keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa mempedulikan kualitas yang dibangunnya, akibatnya masyarakat yang dikorbankan seperti kejadian di rambin Sabahotang, Minggu sore.

"Sudah selayaknya penegak hukum memeriksa Kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum khususnya kepala bidang Bina Marga Palas selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), meskipun korban dalam kejadian tersebut hanya mengalami cedera ringan dan mengalami trauma," ucapnya tegas.

"Kami meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, memerikasa seluruh proyek pembangunan yang ada di kabupaten Padang Lawas terutama pembangunan infrasturktur tahun anggaran 2017, tanpa kecuali," pintanya.

Editor: Tommy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️